5 Tips Merawat Ikan Louhan

Tips Merawat Ikan Louhan – Ikan louhan merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang sangat banyak digemari di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Banyak orang yang menggemari ikan ini, karena memiliki keunikan yang lucu, yaitu dahi atau jenongnya yang dapat membesar seperti bola pim pon. Namun, jika kita tidak dapat merawatnya dengan benar, maka kelebihan ikan louhan tersebut belum tentu muncul. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui bagaimana cara merawat ikan louhan dengan benar. Berikut ini cara merawat ikan louhan dengan benar.

Baca juga:  Tips Memilih Anakan Ikan Louhan Yang Berkualitas

1. Aquarium

Langkah awal sebelum memlihara ikan louhan yang memiliki karakter unik ini adalah Anda harus mempersiapkan tempatnya. Tempat ikan ini berupa aquarium. Biasanya ukuran aquarium disesuaikan dengan ukuran ikan tersebut dan ukuran aquarium harus lebih besar dari ukuran ikan.

Ikan louhan bukanlah jenis ikan yang suka hidup berkelompok. Sehingga ketika Anda ingin menaruh dua ekor ikan louhan dalam satu aquarium maka Anda harus memberikan pembatas untuk ikan louhan tersebut. Sebab, jika tidak maka ikan louhan akan selalu berantam.

Suhu air dalam aquarium untuk ikan louhan pun harus disesuaikan. Yakni sekitar pada suhu 80-85 ®F. Selain itu aquarium untuk memelihara ikan louhan harus dilengkapi dengan Aerator, dan filter, heater, tempat persembunyian, bebatuan, dan pencahayaan yang cukup.

2. Memilih Ikan Louhan

Ketika Aquarium dan peralatan lainnya sudah Anda siapkan semua, tanpa ada satu benda pun yang tertinggal. Kini, waktunya Anda untuk hunting ikan louhan. Hal pertama yang harus diperhatikan ketika Anda membeli ikan louhan, pastikan ikan louhan sehat, bukan ikan louhan yang sakit. Hal termudah untuk memperhatikan hal ini adalah melihat adanya jamur atau tidak pada tubuh ikan louhan. Jika ikan memiliki jamur, Anda jangan memilih ikan tersebut.

Kedua dalam memilih ikan louhan adalah saat Anda menginginkan anakan ikan louhan, maka Anda harus memilih anakan louhan yang jenong. Jika anakan sudah jenong, maka ketika besar jenongnya pun akan tumbuh dan membesar, sehingga ciri khas dari ikan louhan pun terlihat.

Lalu, pilihlah ikan yang kekar dan pendek. Jangan terlalu besar. Ikan louhan yang kekar dan pendek cenderung agresif. Sehingga Anda pun sebagai penggila ikan has akan memiliki kesukaan tersendiri terhadap ikan tersebut.

Selain itu hal yang wajib kamu ketahui untuk memilih ikan louhan berkualitas perhatikan bintik-bintik putih kecil yang menghiasi tubuh dari ikan tersebut. Ikan louhan dengan mutiara yang banyak, dan semakin banyak mutiara maka ikan tersebut berkualitas. Perhatikan juga mata ikan louhan dengan terdapatnya lingkaran merah pada bola mata.

3. Pakan Untuk Louhan

Pakan louhan bisa terdiri dari pakan alami dan juga pakan buatan. Pakan alami biasanya adalah udang, anakan lele, anak ikan mas, dan ikan-ikan kecil. Terkadang juga louhan dapat digunakan ke cacing sutra, cacing darah yang tersedia di toko-toko ikan. Ikan louhan juga suka diberikan pakan jangkrik.

Jika pakan buatan Anda bisa membelinya di toko-toko ikan hias terdekat. Pakan buatan biasanya memiliki nutrisi yang pas untuk ikan louhan milik Anda. Sehingga Anda pun dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ikan louhan milik Anda.

4. Penyakit Pada Ikan Louhan

Ikan louhan merupakan ikan yang identik dengan ikan louhan. Sehingga ikan louhan sangat mudah terinfeksi dengan penyakit. Anda pun harus dapat mengatasi hal ini. Penyakit pada lohan biasanya seperti penyakit White Spot. White Spot merupakan penyakit yang disebabkan adanya bintik putih pada bagian sisik. Bintik putih tersebut merupakan jenis jamur pada ikan.

Ikan louhan juga bisa terkena bisulan yang terjadi dibagian mulut ikan. Biasanya timbul dengan bentuk merak ada mulut ikan tersebut. Penyakit ini biasanya muncul akibat dari luka infeksi, jamu atau bakteri, dan juga pakan ikan yang tidak cocok. Sehingga Anda pun harus dapat mengetahui pakan yang cocok untuk ikan louhan Anda.

5. Obat-Obatan untuk Ikan Louhan

Obat-obatan yang dapat Anda jadikan agar ikan Anda tidak mudah terserang penyakit seperti obat methyline blue, acriflavine, pomate, dan bisa juga Anda menggunakan garam ikan untuk menghindari terserangnya jamur pada ikan. Selain obat-obatan tersebut, Anda juga harus menjaga kondisi air pada aquarium Anda. Anda harus menguras minimal dua minggu satu kali, agar aquarum selalu dalam keadaan bersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *