Cara Mudah Ternak Ikan Louhan Untuk Pemula

Cara Mudah Ternak Ikan Louhan Untuk Pemula – Ikan louhan (Flowerhorn) bagi sebagian orang merupakan ikan pembawa Hoki. Bagi siapa saja yang memelihara dan memilikinya diyakini akan mendatangkan keberuntugan. Anggapan sebagai Ikan Hoki merupakan keyakinan yang tumbuh dan berkembang dikalangan masyarakat tertentu.

Baca juga: Ciri Dan Mengatasi Ikan Louhan Stress

Namun demikian secara hitung-hitungan bisnis ikan louhan pun sebenarnya suatu komoditas bisnis yang teramat sangat mejanjikan. Maka dari itu perlu diketahui bagaimana membudidayakan ikan louhan secara baik dan benar. Ikan Louhan yang dicirikan dengan benjolan di kepala, sering diistilahkan jenong atau nonong, juga memiliki warna warni di tubuhnya serta adanya huruf cina atau huruf arab di di bagian tubuhnya. Disebut juga flower horn karena warna tubuhnya yang warna-warni bagai bunga, dan benjolan di kepala bagai sebuah tanduk.

Bagi anda yang berminat untuk melakukan ternak ataupun budidaya ikan louhan, anda bisa melihat dan menerapkan cara-cara yang ada di bawah ini.

Menyediakan akuarium beserta perlengkapannya

Langkah pertama dalam cara ternak ikan louhan adalah dengan menyiapkan akuarium serta alat-alat dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan. Sediakan akuarium dengan ukuran 40 cm untuk lebar akuariumnya, dengan panjang akuarium sekitar 70 cm, dan ukuran tingginya sekitar 40 cm. Tetapi jika anda punya akuarium yang panjangnya 1 m akan lebih baik.

Setelah menyiapkan akuarium sekarang anda harus menyiapkan peralatan yang dibutuhkan. Jangan lupa untuk memasang sekat kaca di bagian tengah akuarium, sekat kaca itu berfungsi untuk menghindari agar ikan-ikan louhan tidak berkelahi. Karena ikan louhan memiliki potensi untuk mempertahankan wilayah pribadinya.

Siapkan air untuk akuarium

Langkah berikutnya dalam cara ternak ikan louhan adalah menyiapkan air yang akan dimasukkan ke dalam akuarium. Di setiap daerah tentu memiliki kadar Ph yang berbeda-beda pada airnya, sehingga anda perlu mengecek kadar Ph air yang digunakan. Maka sebelum memasukkan air tersebut ke akuarium, endapkan dahulu selama beberapa jam.

Cara mengendapkan air tersebut kegunaannya adalah mengurangi kada Ph air tersebut agar tidak terlalu tinggi. Memeriksa kadar Ph air merupakan hal yang penting karena akan berpengaruh kepada pertumbuhan ikan louhan. Selain itu, untuk menjaga kestabilan kadar Ph air tersebut anda bisa menggunakan garam khusus yang banyak dijual di toko ikan.

Memilih pakan ikan louhan yang berkualitas

Dalam budidaya ikan louhan, anda juga harus memerhatikan jenis pakan yang diberikan kepada ikan louhan tersebut. Karena hal itu akan berpengaruh pada tingkat keberhasilan budidaya. Pilihlah pakan yang bagus dan berkualitas, khususnya 2 minggu sebelum ikan louhan tersebut mulai dibudidaya.

Dengan memberinya pakan yang bagus maka ikan louhan itu juga akan menghasilkan bibit-bibit louhan yang berkualitas. Usahakan jenis pakan yang diberikan adalah yang alami seperti cacing, jangkrik atau udang karena pakan tersebut mengandung nilai gizi yang bagus untuk ikan.

Sebaiknya anda juga tidak memberinya pakan buatan, karena biasanya pakan buatan mengandung pelet atau zat pewarna yang berbahaya untuk kesuburan ikan yang akan diternakkan. Sedangkan tujuan dari budidaya ini agar ikan louhan menghasilkan bibit-bibit yang bagus.

Memilih jenis indukan yang bagus dan juga berkualitas

Jangan lupakan pemilihan indukan, karena indukan berkualitas akan berpengaruh pada kualitas anakan ikan tersebut. Jika indukannya bagus, maka nantinya akan menghasilkan anakan yang sama bagusnya dengan indukan. Akan lebih baik jika anda memilih ikan yang mahal untuk berternak karena akan menguntungkan saat menjual hasil ternaknya.

Menjodohkan ikan louhan jantan dan betina

Setelah menyiapkan perlengkapan serta ikan-ikan louhan yang akan diternakan, sekarang anda masuk ke proses penjodohan ikan. Caranya mudah yaitu masukkan ikan yang akan diternakkan ke dalam akuarium, dengan bagian tengah yang masih disekat oleh kaca. Setelah itu amati dengan baik gerak gerik kedua ikan louhan tersebut.

Jika ternyata kedua ikan tersebut terlihat sama-sama ingin berkelahi, maka sebaiknya tidak membuka sekat kacanya terlebih dahulu. Tunggu sampai kedua ikan itu terlihat saling mengenal dan mulai akrab, barulah boleh membuka sekat kaca tersebut. Saat membukanya, buka dengan cara perlahan lalu amati lagi bagaimana reaksi kedua ikan tersebut.

Karena jika ternyata mereka berkelahi maka anda perlu menutup kembali sekat kaca tersebut. Ciri ikan louhan yang sudah mulai akrab adalah ikan-ikan itu akan menggesek-gesekkan badannya sambil menggoyangkan ekornya. Setelah mereka terlihat akrab, tutup bagian atas akuarium dengan kertas yang berwarna gelap.

Jangan lupa untuk memberi pakan yang banyak untuk ikan-ikan tersebut agar mereka tidak kelaparan selama bagian atas akuarium ditutup. Biarkan ikan-ikan tersebut kawin dan jangan dulu melepas kertas di atasnya sampai 1-2 hari kemudian.

Ikan louhan akan mulai mengeluarkan telurnya

Sekitar 1-2 hari kemudian, anda baru bisa membuka kertas penutup akuarium dan pada saat itu bagian dasar akuarium sudah dipenuhi oleh telur-telur ikan. Perhatikan telur yang berwarna putih seperti susu, itu artinya telur itu gagal dibuahi. Sedangkan untuk telur yang berwarna bening dengan bintik hitam artinya telur tersebut berhasil dibuahi.

Kedua induk ikan louhan akan mengipasi telur-telur itu dengan siripnya yang gunanya adalah untuk memberikan sirkulasi pada telur tersebut. Pada fase tersebut, biarkan saja ikan-ikan itu berada di 1 akuarium yang sama. Jangan lupa untuk memberi makan yang banyak, karena jika kelaparan ikan louhan akan memakan telur-telurnya.

Dalam waktu 48 jam kemudian, telur-telur ikan louhan itu akan menetas setelah telur dikeluarkan dari perut si ikan betina. Dalam fase yang satu ini, sebaiknya anda memisahkan ikan louhan tersebut dari telur yang mulai menetas untuk menghindari hal yang tak diinginkan misalnya anakan dimangsa oleh indukan.

Cara ternak ikan louhan yang sudah dijelaskan tadi bisa langsung anda praktekan di rumah, pastikan tahapan-tahapannya dilakukan dengan baik dan jangan sampai ada yang terlewat. Agar hasil ternak ikan louhan anda menghasilkan anakan atau ikan yang berkualitas baik. Jika berhasil maka budidaya ikan louhan ini bisa menjadi komoditas bisnis yang amat menjanjikan dan menguntungkan.

Beberapa Tahapan Dalam Masa Panen

1. Kondisikan ikan dalam keadaan lapar dan jangan memberinya makan dahulu, fungsinya adalah untuk menghindari ikan kekurangan oksigen ketika melakukan proses pengiriman.

2. Waktu permanenan sebaiknya dilakukan pada sore hari atau bisa juga di pagi hari, agar suhu perairan tidak dalam keadaan panas.

3. Siapkan alat-alat yang dibutuhkan saat masa panen, yaitu ember dan saringan.

4. Serok ikan dengan saringan tersebut kemudian sortir dengan memilih jenis ikan yang layak untuk dijual.

5. Setelah proses menyortir selesai, lalu masukkan ikan-ikan itu ke dalam ember dan ikan pun siap dikemas dalam bentuk yang sesuai dengan aturan artinya jangan sampai ikan-ikan itu mati saat proses pengiriman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *