Gurami Padang Ikan Eksotis dari Ranah Minang

Gurami Padang Ikan Eksotis dari Ranah Minang

Ikan Gurame Padang (Osphronemous gouramy Lac.) Ikan ini disebut juga Gurame Albino atau Gurame Merah. Habitat ikan ini sering dijumpai di sekitar sungai-sungai di daerah Sumatera Barat. Ikan ini senanag hidup di sungai-sungai bebatuan dan berair jernih. Ikan ini disebut Gurame Albino karena memiliki warna agak putih kemerah-merahan. Ikan ini lebih banyak dipelihara sebagai ikan hias dari pada ikan konsumsi karena pertumbuhannya lama sehingga kurang menguntungkan sebagai ikan konsumsi.

Ikan Gurame Padang memiliki bentuk tubuh pipih lebar, bagian punggung berwarna merah sawo, dan bagian perut berwarna kekuning-kuningan atau keperak-perakan. Panjang tubuh ikan ini dapat mencapai 65 cm. Tinggi tubuh ikan ini lebih dari setengah panjang tubuhnya. Ikan Gurame Padang ini merupakan strain ikan gurame yang dibedakan berdasarkan warna. Strain ikan gurame lain yang dikelompokkan berdasarkan warna, diantaranya gurame hitam dan gurame belang.

Perawatan Ikan Gurami Merah Padang
Perawatan ikan gurami merah padang juga tidak jauh berbeda dengan ikan gurami biasa yang sangat mudah dan relatif tahan terhadap penyakit. Untuk urusan makan-pun, ikan gurami merah padang ini bisa digolongkan kedalam kelompok “omnivora” yakni bisa memakan apa saja. Namun pada umumnya ikan gurami merah Padang biasa diberi makan daun talas. Biasanya para peternak ikan gurami merah padang memberi makan kombinasi antara pelet ikan dengan daun talas. Pemberian pelet bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ikan gurami merah padang, namun jika terlalu berlebihan dapat menyebabkan warna merah pada ikan gurami merah padang memudar.Pemberian daun talas sebagai pakan alami bertujuan untuk menjaga warna merah pada ikan gurami merah padang, namun daun talas sebaiknya diberikan setelah dilayukan terlebih dahulu.

Disamping daun talas, kolam pemeliharaan ikan gurami merah padang bisa juga diberi tanaman eceng gondok. Tanaman eceng gondok juga merupakan pakan alami ikan gurami merah padang,selain itu eceng gondok juga bermanfaat sebagai pembersih air karena sifat akarnya yang bisa menyerap kotoran dalam air kolam.

Perbedaan Ikan Gurami Merah Padang Betina dan Jantan
Untuk membedakan ikan gurami merah padang betina dan jantan tidaklah sulit, karena bisa dibedakan dengan melihat pada tampilan fisiknya. Ikan gurami merah padang jantan memiliki ciri kepala nonong dan mulutnya mancung, sedang untuk ikan gurami merah padang betina memiliki kepala dan mulut yang tidak begitu menonjol atau “nonong”.

Persiapan Kolam Ikan Gurami Merah Padang
Kolam berukuran 1,5 x 3 m dengan kedalaman air sekitar 70 cm bisa menampung 100 ekor ikan gurami merah padang berukuran kecil. Sebelum diisi ikan, sebaiknya air kolam didiamkan sehari semalam dengan diberikan daun talas dan atau eceng gondok. Hal ini bertujuan untuk membuat air kolam mendekati air habitat alami tempat ikan gurami merah padang hidup, sehingga bisa mempercepat proses adaptasi ikan gurami merah padang pada kolam atau habitat barunya. Sortir atau seleksi bisa dilakukan setelah dua bulan, yakni dengan memindahkan ikan gurami merah padang yang kurang sehat. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan ikan gurami merah padang, pindahkan separuh dari ikan gurami merah padang ke kolam lain setelah berusia 5 bulan. Jika terlalu padat populasi ikannya maka ikan gurami merah padang akan sulit untuk tumbuh dengan baik.

Perawatan Ikan Gurami Padang ini sangat mudah bila kita rajin dan rutin melakukan perawatan. Selain menjadi koleksi bila anda telah dapat melakukan pembudidayaan maka akan mendapatkan keuntungan secara materi dengan menjualnya. Semakin besar dan semakin cerah warna yang dimiliki oleh ikan gurami padang maka akan semakin tinggi pula nilai jual ikan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *