Ikan Blue Devil Cocok Untuk Pemula! Ikan Indah nan Murah Meriah

Memiliki nama Latin Chrysiptera cyanea, Ikan Blue Devil merupakan salah satu ikan laut yang diburu para pecinta ikan hias. Selain mempunyai tubuh yang cantik dengan warna biru-nya yang menyala, Ikan Blue Devil juga dikenal memiliki agresifitas yang tinggi. Ikan ini biasanya dijadikan ikan pemula oleh para pecinta ikan hias akuarium pada air laut.

Ikan ini memiliki beberapa kelebihan dibanding ikan hias air laut lain, seperti daya tahan yang tinggi serta harganya yang relatif terjangkau. Untuk mendapatkan ikan ini, Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 5.000,- per ekor-nya. Sedangkan harga jual untuk keperluan ekspornya sudah mencapai US$12-US$17 per ekor.  Selama ini, ikan hias Blue Devil yang dijual dan diekspor adalah ikan hasil tangkapan. Tujuan ekspornya memliputi berbagai negara seperti Singapura, China, Hongkong, Malaysia, Jepang, Uni Eropa, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

ikan blue devil

Selain itu, bagi Anda para pemula, ikan ini sangat cocok dipelihara karena pemeliharaannya yang cenderung mudah. Sehingga Anda tidak perlu lagi khawatir untuk berepot-repot ria ketika memeliharanya dengan menggunakannya sebagai bahan sebagai uji coba untuk akuarium Anda.

Ikan hias Blue Devil memiliki beberapa ciri-ciri seperti ukurannya yang mencapai lima sampai tujuh centimeter pada usia dewasa, badannya yang langsing dan mirip dengan ikan mujair, warna tubuhnya biru cerah yang kadang-kadang disertai bintik-bintik putih, dan ujung sirip yang biasanya terdapat titik berwarna ahitam yang terletak di pangkal siripnya. Hal inilah yang membuat ikan ini begitu digandrungi oleh masyarakat. Bahkan, di Amerika, ikan ini dikatakan merupakan ikan hias yang paling laris.

Habitas dan penyebaran ikan ini dapat ditemukan di hampir semua daerah berkarang dan berpasir. Sementara itu, perbedaan jenis kelamin dapat dilihat dari postur tubuh, warna, dan ukuran. Pada ikan Blue Devil jantan, postur tubuhnya terlihat memanjang, dengan sirip ekor dan dada berwarna orange, dan ukuran tubuhnya lebih besar. Sedangkan pada betina, postir tubuhnya terlihat pendek dan agak membulat, dengan bagian sirip ekor dan dada transparan dan ukuran tubuhnya yang lebih kecil.

Ikan hias Blue Devil mempunyai keunikan yang membedakannya dengan ikan hias lain. Ikan hias Blue Devil dapat merubah warnanya dalam sekejab ketika dirinya merasa terancam. Ikan ini sering terlihat mampu berenang dengan cepat untuk mengejar makanan atau hanya bermain-main dengan kawanannya. Meskipun begitu, ikan ini jarang sekali menganggu ikan-ikan lain, kecuali mereka yang mendekati sarangnya.

Ada beberapa tahap yang perlu Anda lakukan untuk melakukan budi daya Ikan hias Blue Devil. Diantaranya adalah domestikasi induk, pemijahan induk, dan pemeliharaan larva. Induk dipelihara dengan sirkulasi dengan manggunakan blower. Dasar bak diberi pasir dan subtrat untuk tempat bersarang dan menempelkan telur. Kemudian, pemijahan dilakukan secara alami tanpa ada intervensi dari peternak. Setelah itu, pada tahap pemeliharaan larva, setelah penetasan dilakukan dalam bak induk, dan telur dapat ditetaskan menjadi larvapada hari mulai gelap, larva kemudian di pindahkan ke bak pemeliharaan larva.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *