Ikan Hias Air Laut Ikan Baronang

Ikan Baronang merupakan ikan laut dangkal yang sering memakan tumbuh-tumbuhan yang dikenal sebagai ikan Samadar di Maluku dan Biawas di Jawa Tengah. Panjang ikan satu ini bisa mencapai sekitar 20-45 cm. bentuk tubuhnya melebebar dan memipih dengan sisik-sisik kecil sesuai jenisnya. Beberapa jenis baronang diantaranya tompel, angina, susu, batik, kea-kea dan lada.

Yang perlu menjadi perhatian yaitu punggung ikan baronang dilengkapi duri tajam beracun yang tertanam di bawah kulit. Racun dari duri ini tidak mematikan tetapi bisa menimbulkan keracunan cukup parah. Sekalipun berduri, daging ikan baronang cukup aman dikonsumsi.

Ikan Baronang termasuk herbivora, tubuhnya membujur dan memipih lateral, dilindungi oleh sisik-sisik yang kecil, mulut kecil posisinya terminal. Rahangnya dilengkapi dengan gigi-gigi kecil. Punggungnya dilengkapi oleh sebuah duri yang tajam mengarah ke depan antara neural pertama dan biasanya tertanam di bawah kulit. Duri-duri ini dilengkapi dengan kelenjar bisa pada ujungnya.

Di indonesia secara umum dikenal Baronan susu (Siganus canaliculatus), baronang lada (Siganus guttatus) dan baronang angin (Siganus javus), dari ketiga jenis itu yang paling banyak ditemui adalah baronang susu. Selain itu terdapat baronang tompel (Siganus stellatus), baronang batik (Siganus vermiculatus), baronang kalung (Siganus virgatus), baronang kunyit (Siganus puellus), dll. Namun dikarenakan populasinya yang sudah langka, jenis-jenis yang terakhir ini mulai jarang ditemukan.

Tubuh Ikan baronang lebar dan pipih yang ditutupi oleh sisik-sisike halus dengan warna tubuh yang bervariasi, warna umumnya kecokelatan sampai kehijau-hiajauan. Pada bagian punggung terdapat bintik-bintik cokelat, kelabu atau emas, sedangkan di bagian perut kadang-kadang bintik tersebut kabut dan kelihatan seperti garis-garis.

Di bagian belakang tutup insang sebelah atas titik-titik ini berwarna hitam atau hilang sama sekali. Warna ikan baronang dapat berubah-ubah dengan cepat sesuai dengan kondisi lingkungan dan untuk menghidarkan diri dari bahaya atau biasa disebut dengan sistem kamuflase.

Ikan baronang yang hidup di alam memiliki warna tubuh yang terang dan cerah, sedangkan ikan baronang yang dipelihara di tambak memiliki warna tubuh yang muram mengkondisikan dari air tambak itu sendiri.

Ikan baronang memiliki duri-duri yang berbisa yang terdapat pada 13 duri keras pada sirip pungung, 4 duri keras pada sirip perut, dan 7 duri keras pada sirip dubur. Bentuk muilutnya kecil, memiliki gigi seri pada masing-masing rahang, gigi geraham berkembang sempurna, dinding lambungnya agak tebal, usus halusnya panjang dan mempunyai pernukaan yang luas.

Klasifikasi Ilmiah :

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Class : Pisces

Sub Class : Teleostei

Ordo : Perciformes

Family : Siganidae

Genus : Siganus

Species : Siganus sp.

Baca juga:

Ikan Mas Koki Bubble Eye

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *