Ikan Hias Air Tawar Ikan Barbir

Ikan barbir merupakan jenis ikan hias yang mudah dipelihara, ikan hias ini masih dalam keluarga ikan barb yang mempunyai jenis kelompok lagi. Dari beberapa jenis barbir ada juga namanya ikan hias barbir slayer yang masih serupa dengan barbir ini. Berikut merupakan cara budidaya ikan hias barbir yang belum banyak diketahui banyak orang.Ikan hias ikan barbir Badannya memanjang dengan bentuk pipih kesamping (compressed). Warna badannya akan sangat indah jika dilihat dari bawah sinar lampu. Punggungnya berwarna zaitun mengkilat.

Sebagian besar badannya, termasuk perutnya berwarna keperakan, mengkilat dengan corak merah lembut. Selama masa kawin, biasanya warna merah ini sangat dominan. Di sebelah bawah jari-jari sirip punggung terakhir, terdapat sebuah bintik hitam berbentuk lingkran. Sirip-sirip berwarna kemerahan dan tembus pandang (transparan), sedangkan sirip punggung dan anal mempunyai warna gelap pada ujungnya.

Di alam bebas ikan hia ini ditemukan pada daerah tenang dan mengalir, hidup secara berkelompok. Di akuarium ikan hias ini dapat dicampur bersama ikan lain, tanpa takut memangsa. Paling bagus ditempatkan lebih dari 6 ekor dalam akuarium tersebut. Ikan hias Barbir, termasuk ikan hias perenang cepat seperti ikan hias zebra.

Ikan hias ini merupakan salah satu jenis ikan yang bertelur berserakan atau berhamburan. Dapat tumbuh hingga 12,5 cm, sedangkan untuk pemijahannya sudah dapat dimulai sejak berukuranĀ  5 – 7 cm. Jika ingin mencampur ikan hias ini bersama jenis ikan hias lain dalam satu akuarium, sebaiknya piih dulu jenis ikan hias yang menghuni bagian atas air, seperti dan sebangsa ikan hias beranak. Hal ini karena ikan hias barbir termasuk ikan penghuni bagian dasar dan bagian tengah.

Karena sifatnya yang suka hilir mudik, sebaiknya ikan hias ini disediakan jenis wadah yang agak luas dan gede, begitu juga dengan tempat pemijahannya. Tempat pemijakan ikan hias babir dapat menggunkan akuarium atau bak semen. Pada umumny tempat yang ideal yaitu berukuran panjang 90 cm, lebar 50 cm, dan tinggi 45 cm. Bila menggunakan bak, dapat yang berukuran 1 x 2 m dengan ketinggian bak 40 cm. Dapat juga yang lebih luas, misalnya 2 x 2 m.

Air yang digunakan bisa juga dari sumur yang telah diendapkan sehari semalam. Kualitas air yaitu 25-26 derajat C, ber pH normal. Meskipun ikan hias ini mau memijah pada airĀ  yang telah lama ( tua ), sebaikanya kasih saja air yang masih segar atau baru. Ikan ini bisa bertahan apabila air nya memiliki kadar air yang memiliki takaran yang cukup.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *