Ikan Lionfish, Ikan Indah Nan Beracun Yang Hidup Di Laut Tropis

Ikan Lionfish atau Ikan Singa merupakan ikan berbisa yang berasal dari famili cropaenidae yang berarti ikan kalajengking ikan ini memiliki sekitar lima marga dan enam belas spesies dan hidup alami di celah berbatu Indo-Pasifik dan Laut Merah.Ikan ini bukanlah ikan asli daerah tropis atau hangat didunia.

Ikan Lionfish merupakan salah satu ikan eksotis yang paling berharga dalam dunia perdagangan ikan hias. ada sebelas spesies dari generasi berbeda yaitu Pterois dan Dendrochirs yang biasa digunakan sebagai ikan hias dalam akuarium di rumah. Perbedaan Pterois dan Dendrochris terletak pada bentuk sirip yang mereka miliki. Pada Pterois, sinar sirip individu mnyearungkan ke membran. Sedangkan pada Dendriochirus berupa sirip individu yang berada bersama membran ikat.

ikan lion fish

Ikan ini memiliki ciri-ciri khusus pada tubuhnya antara lain warna palet dan ukuran khusus spesies yang menciri, panjang dewasa mencapai lima sampai enam inci pada ikan singa Dwarf, dan dapat disimpan dalam akuarium sebesar 30 galon. Spesies ini sebenarnya bisa tumbuh lebih panjang sekitar lima belas inci dengan tangki sebesar 75-100 galon.

Karena penampilan dan warnanya yang mencolok, ikan ini sering menarik perhatian predatornya. Sayangnya, ikan juga memiliki alat perlindungan diri berupa duri dan rumbai-rumbai pada tubuhnya untuk mempertahankan dirinya. Duri-duri tersebut memiliki racun yang bisa membunuh sang predator yang ingin memangsanya. Ketika merasa terancam ikan akan menegakkan delapan belas jarum untuk menyerang mangsa dan predatornya. Mereka menggunakan penyamaran dan refleks yang sangat bagus ketika merasa terancm dan sedang berburu.

Pada manusia, efek racun yang diberikan ikan ini antara lain pusing, sakit yang luar biasa, muntah-muntah, dan kesulitan bernafas. Namun Anda tak perlu khawatir karena racun tersebut tidak bisa membunuh manusia.

Karena sifat beracunnya, ikan ini hanya ditemukan di laut dan hanya bisa disimpan oleh aquarist ahli. Selain itu, karena sifatnya tersebut, ikan ini pling cocok jika disimpan untuk satu spesies lionfish saja. Ikan ini merupakan karnivora yang memakan ikan, kepiting, dan udang-udang kecil. Pada Ikan yang lebih kecil, Anda dapat memberikan makanan produk ikan laut. Ikan ini tergolong memiliki nafsu makan yang besar meskipun panjang tubuhnya hanya berkisar antara 10-40 centimeter.  Seramnya lagi, ikan ini akan menelan bulat-bulat mangsanya yang sebelumnya sudah dia targetkan sedari awal.

Meskipun tidak dipasarkan untuk dikonsumsi, konon ikan ini memiliki cita rasa yang sangat tinggi. Ikan penyendiri atau soliter ini, biasa mengeluarkan telurnya sebanyak 2000-15000 buah untuk kemudian dibuahi oleh sang pejantan. Setekah itu, dia akn bersembunyi supaya telur-telur tersebut dapat mengapung dilautan tanpa dimakan ikan lain hingga saatnya menetas yaitu dua hari setelah pembuahan. Ikan ini cenderung memiliki umur panjang hingga 15-16 tahun.

Untuk memilikinya, Anda hanya perlu menyiapkan sekitar Rp 300.000,- satu ekor pembelian di mana jumlah tersebut belum termasuk kebutuhan aquarist lain seperti akuarum, pakan, dan perangkat yang lainnya. Harga ikan ini sangat bergantung dengan ukuran, umur, dan kualitas ikan. Ketika merawatnya, sebaiknya Anda berhati-hati supaya tidak tersengat karena memang tubuhnya dipenuhi oleh duri yang mengandung racun.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *