Memelihara Ikan Mandarin Sebagai Ikan Hias Air Laut

Ikan mandarin dengan nama binominal Synchiropus splendidus merupakan ikan laut berukuran kecil yang dapat dijadikan ikan hias air laut. Ikan mandarin ditemukan oleh ahli ikan Amerika bernama Albert William Herre pada tahun 1927 dan ikanjenis ini termasuk ke dalam famili Callionymidae. Ikan mandarin sangat banyak peminatnya karena keunikan yang dimiliki dari ikan mandarin. Ikan ini mempunyai tubuh yang panjang dengan dua sirip di punggungnya. Perlu diketahui bahwa ikan mandain ini dapat tumbuh hingga mencapai sekitar 6 cm. Ikan mandarin memiliki warna dan corak yang sangat indah yaitu dengan garis garis warna hijau, orange, dan juga kuning sedangkan warna biru menyelimuti seluruh tubuhnya. Ikan yang menjadi ikon pariwisata internasional ini diminati karena warna dan coraknya yang aneh sehingga terkadang ikan ini juga disebut sebagai ikan Psychedelic.

ikan mandarin

Ikan mandarin menghuni perairan dengan terumbu karang dan laguna yang dangkal. Ikan hias air laut ini juga dapat ditemukan pada terumbu karang yang rusak atau juga pada karang yang mati dan tumpukan-tumpukan batu. Ikan mandarin tersebar di bagian barat samudra Pasifik, membentang dari Kepulauan Ryukyu hingga ke Australia yaitu di daerah perairan Australia, perairan China, Indonesia, Malaysia, Jepang, Papua Nugini dan juga Filipina. Ikan hias jenis ini hanya dapat ditemukan di perairan tropis yang memiliki kedalaman kurang lebih 1 meter samapai 8 meter atau 3,3 sampai 59 kaki. Ikan ini hidup berpasangan atau dengan kelompok-kelompok kecil karena jika terdapat 2 atau lebih pejantan dalam 1 kelompok maka akan terjadi bentrok terutama waktu malam hari pada saat pemijahan. Ikan ini juga tergolong lambat pergerakannya dalam memangsa makanannya bahkan kecepatannya lebih lambat dari dari seekor kuda laut.

Memelihara Ikan Mandarin Di Aquarium

Memelihara ikan mandarin di aquarium dan menjadikannya ikan hias air laut terbilang cukup sulit. Hal ini dikarenakan ikan mandarin sulit dalam beradaptasi dengan lingkungan yang baru, ikan mandarin juga sensitif terhadap perubahan air. Selain itu jika menjadikan ikan mandarin ini sebagai ikan hias akan sulit dalam pemberian pakannya. Ikan mandarin tidak menyukai pakan buatan seperti pelet, cacing yang dikeringkan ataupun udang olahan pabrik. Ikan mandarin menyukai pakan yang hidup bahkan ikan ini juga memilih-milih dalam memangsa makanannya dengan memperhatikan makanan tersebut terlebih dahulu. Makanan yang disukai oleh ikan mandarin yaitu cacing renik, copepoda, larva ikan, larva udang dan juga jentik nyamuk. Walaupun sulit dalam pemeliharaannya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan jika ingin menjadikan ikan mandarin sebagai ikan hias. Sebaiknya aquarium dibuat mirip dengan habitat aslinya yaitu dengan menambahkan karang hidup di dalam aquarium. Selain itu agar ikan mandarin tidak stres jangan mencampurnya dengan ikan yang agresif di dalam satu aquarium. Karena semakin tenang kondisi ikan mandarin maka akan semakin lama juga ikan ini dapat dipelihara di aquarium.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *