Mengenal Jenis Ikan Belut

Mengenal Jenis Ikan Belut

Belut adalah predator ganas di lingkungan rawa dan sawah. Makanannya ikan kecil, cacing, krustasea. Ia aktif di malam hari. Hewan ini dapat mengambil oksigen langsung dari udara dan mampu hidup berbulan-bulan tanpa air, asalkan lingkungannya tetap basah. Hewan ini bahkan mampu menyerap oksigen lewat kulitnya.

Kebiasaaannya adalah bersarang di dalam lubang berlumpur dan menunggu mangsa yang lewat. Walaupun berasal dari daerah tropika, belut sawah diketahui dapat bertahan hidup melewati musim dingin dengan suhu sangat rendah. Kombinasi sifat-sifat yang dimiliki belut membuatnya menjadi hewan yang dianggap berbahaya bagi lingkungan yang bukan habitatnya.\

Mengenal Jenis Ikan Belut

Ukuran maksimum adalah 1m, meskipun yang banyak dikonsumsi paling panjang 40 cm. Tidak memiliki sirip, kecuali sirip ekor yang memanjang. Bentuk tubuhnya menyerupai tabung dengan tubuh licin, tanpa sisik. Warna bervariasi, namun biasanya kecoklatan hingga kelabu.

Belut ini merupakan hewan air yang digolongkan ke dalam bangsa ikan. Sebagian orang menganggap hewan ini menjijikan karena habitat hidupnya di lumpur dan air tergenang seperti rawa-rawa atau sawah.

Bentuk tubuh belut menyerupai ular. Bedanya belut tidak mempunyai sisik. Ia memiliki insang dan membutuhkan air seperti halnya ikan. Itulah mengapa, pemijahannya hanya bisa terjadi saat musim hujan atau pada tempat yang ada airnya.

Ikan Belut

Belut termasuk makanan yang dapat dikonsumsi semua kalangan, termasuk muslim, seperti ikan pada umumnya, belut mempunyai kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh. Kandungan zat protein dalam belut terbilang tinggi sehingga bagus dikonsumsi anak.

Kandungan zat besi bisa mencegah anemia, fosfor membantu tulang, kandungan vitamin A membantu pertumbuhan penglihatan, lalu vitamin B yang ada pada belut juga bagus untuk otak.

Namun, Ikan ini dapat dimakan, baik digoreng, dimasak dengan saus pedas asam, atau digoreng renyah sebagai makanan ringan. Secara ekologi, belut dapat dijadikan indikator pencemaran lingkungan karena hewan ini mudah beradaptasi. Lenyapnya belut menandakan kerusakan lingkungan yang sangat parah telah terjadi.

Jenis-jenis belut antara lain;

1. Belut sawa

Belut sawa

Belut sawah adalah hewan sejenis ikan yang memiliki bentuk tubuh memanjang seperti ular. Belut sawah atau biasa disebut moa atau lindung adalah hewan yang memiliki nilai ekologi dan juga nilai ekonomi. Hewan ini mudah beradaptasi pada lingkungan yang kurang baik sehingga menjadi indikator pencemaran di suatu lingkungan.

2. Belut Rawa

Belut Rawa

Belut Rawa (Synbrancus Benglensis Mclell) adalah saah satu jenis belut yang banyak dikenal dan dijumpai di Indonesia. Berbeda dengan belut sawah yang banyak dijumppai di media yang banyak lumpur seperti di sawah-sawah dan diselokan kecil berlumpur, maka belut rawa adalah jenis belut yang banyak dijumpai di habita yang banyak mengandung air, gambut dan sedikit lumpur.

3. Belut Muara

 Belut Muara

Belut muara, dikenal juga sebagai belut laut, merupakan belut yang habitat hidupnya di muara. Bentuknya tidak berbeda dengan jenis belut lainnya.

4. Belut laut atau sidat (Anguilla)

Belut laut atau sidat

Sidat adalah sejenis ikan yang menyerupai ular dan belut, umumnya sidat banyak hidup dilaut, akan tetapi ada pula sidat yang hidup diair tawar yaitu Anguilla sp.

Baca juga; Ikan Mas Koki Bubble Eye

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *