Jenis-jenis Ikan Purba Yang Masih Hidup Sampai Saat Ini

Ikan Purba Yang Hidup Sampai Sekarang

Ikan Purba Yang Hidup Sampai Sekarang – Saat mendengar kata hewan purba, pasti yang ada dipikiranmu adalah hewan prasejarah seperti Dinosaurus yang sudah lama mengalami kepunahan. Tapi, ada juga beberapa hewan prasejarah yang berhasil bertahan dari kepunahan tersebut. Umumnya, hewan prasejarah yang berhasil bertahan dari kepunahan tersebut, kini sudah mengalami evolusi, baik dari bentuk, ukuran, fisik, dan habitat tempatnya untuk hidup.

Baca juga: Jenis Ikan Hias Air Laut Yang Paling Cantik Dan Unik

Selain itu, kebanyakan hewan purba yang masih hidup sampai sekarang adalah hewan yang habitatnya hidup diperairan seperti ikan. Lantas, ikan purba apa saja yang masih hidup sampai sekarang? Berikut ulasannya.

Arapaima

Arapaima merupakan salah satu ikan air tawar terbesar di dunia yang merupakan hewan lokal perairan tropis Amerika Selatan, khususnya Sungai Amazon. Salah satu karakteristik unik dari ikan ini adalah ia membutuhkan oksigen yang didapatkannya dari udara di luar air. Disebut-sebut dapat tumbuh hingga 4,5 meter namun karena spesiesnya yang semakin langka, sekarang ini yang dapat ditemukan hanya hingga sepanjang 2 meter. Diperkirakan telah ada sejak sekitar 24 juta tahun yang lalu.

Sturgeon

Ikan ini di perkirakan telah ada sejak 200 juta tahun yang lalu dan merupakan salah satu sumber utama makanan kelas atas, tidak lain dan tidak bukan adalah caviar. Ironisnya, karena hal inilah ikan ukuran jumbo ini berada dalam status terancam. Walaupun dapat tumbuh hingga 6 meter, ikan ini biasanya tidak berbahaya bagi manusia karena hanya makan hewan laut kecil di dasar laut. Namun jika mereka diprovokasi, ada kejadian dimana mereka dapat membunuh manusia dengan melompat keluar dari air dan menimpa manusia atau kapal manusia.

Lancetfish

Lancetfish memiliki 6 gigi tajam di rahang mereka seperti barracuda, tubuh pipih seperti belut dan sirip di punggung mereka menyerupai ikan layar. Karakteristik-karakteristik perpaduan barracuda, belut, dan ikan layar ini merupakan karakteristik dari Lancetfish, yakni ikan yang telah bertahan hidup melewati 250 juta tahun hingga sekarang. Sangatlah ganas, makanannya adalah ikan yang lebih kecil, cumi-cumi dan juga terkadang spesiesnya sendiri.

Sawfish

Ikan purba ini memiliki karakteristik yang aneh, hal ini juga berlaku bagi Sawfish atau ikan gergaji. Telah ada sejak sekitar 100 juta tahun yang lalu dimana “gergaji” mereka digunakan untuk senjata dan juga mengetahui pergerakan bahkan detak jantung makanan mereka. Seperti kebanyakan hiu lainnya, hiu gergaji juga masuk dalam kategori terancam karena perburuan yang menginginkan sirip mereka.

Alligator Gar

Predator purba berkulit tebal ini telah ada sejak 100 juta tahun yang lalu. Dan dapat ditemukan di Amerika Selatan dan Meksiko Utara atau Timur. Merupakan ikan perairan tawar terbesar di Amerika Utara namun juga terkadang dapat ditemukan di lautan. Memiliki nama Alligator (Buaya) Gar karena penampilan mereka yang menyerupai reptil dan rahan panjang dengan barisan gigi tajam mengitari rahang tersebut. Uniknya, ikan ini dapat hidup di luar air hingga 2 jam namun untungnya tidak bisa berjalan di luar air. Karena pernah ada kasus dimana ia sering menggigit perenang manusia.

Goblin Shark

Goblin Shark memiliki bentuk benar-benar seperti mahluk yang baru keluar dari mimpi buruk seseorang. Hiu Goblin ini benar-benar menyerupai alien karena bentuk ‘hidung’ yang panjan. Kulit bewarna pink gelam, gigi yang menyeramkan, dan dapat tumbuh hingga 14 kaki. Hidup di perairan sedalam ribuan kaki dan diperkirakan telah ada sejak 125 juta tahun yang lalu.

Arwana

Ikan cantik yang sering dijadikan peliharaan oleh para penyuka ikan hias ini diperkirakan sudah ada sejak jaman Jurassic. Ikan purba air tawar ini bisa ditemukan dibeberapa tempat seperti sungai-sungai di hutan Amazon. Di sungai-sungai benua Afrika, Asia, dan Australia. Selain itu, jenisnya juga cukup banyak, beberapa di antaranya memiliki harga yang cukup fantastis.

Tips Memelihara Dan Merawat Ikan Buntal Air Tawar

Tips Memelihara Dan Merawat Ikan Buntal

Tips Memelihara Dan Merawat Ikan Buntal  – Ikan buntal air tawar sering dijadikan sebagai ikan hias peliharaan didalam akuarium. Sebab memiliki keunikan yang tidak dimiliki ikan hias lain.

Ikan buntal cendrung lebih mudah dalam perawatannya serta pemberian pakan ikan buntal yang tidak suka memilih-milih dalam makanan. Ikan buntal yang dimaksud disini merupakan ikan buntal yang berasal dari air tawar. Agar tidak salah dalam membeli atau menjual ikan buntal nantinya.

Baca juga: Perbedaan Ikan Cupang Jantan Dan Betina

Cara memelihara ikan buntal sebenarnya sangat mudah jika dipahami secara seksama dan baik-baik. Nah kali ini kita akan membahas cara memelihara dan merawat ikan buntal .

Atur Ekosistem Akuarium Mendekati Aslinya

Seperti kita tahu, setiap makhluk hidup memiliki kecenderungan untuk menyenangi ekosistem tertentu. Begitu pun dengan ikan buntal yang menyukai perairan dengan kadar keasaman sekitar 6-7.

Ikan ini juga bisa hidup dengan baik di dalam lingkungan air yang bertemperatur antara 24 sampai 28 derajat celcius. Usahakan akuarium sebaiknya diisi pula dengan tanaman-tanaman air sehingga kondisi di dalamnya cukup rimbun.

Berikan Pakan yang Tepat

Pakan yang diberikan kepada ikan buntal harus mampu memenuhi kebutuhan nutrisi dan mendukung pertumbuhannya. Ikan ini cenderung lebih menyukai pakan yang masih hidup ketimbang yang telah mati.

Sehari-hari Anda bisa memberikannya pakan berupa cacing darah. Sesekali dianjurkan pula untuk mengumpankan siput kecil guna mencegah gigi ikan buntal tumbuh terlalu panjang.

Rilis Ikan Buntal Satu per Satu

Tahukah Anda, ikan buntal merupakan ikan yang sangat menjaga teritorialnya. Ikan ini kerapkali terlihat menyerang ikan-ikan lain yang dianggap mengganggu. Jadi pemeliharaan ikan buntal sebaiknya dilakukan mirip seperti ikan cupang yakni menempatkan setiap ikan di akuarium yang berbeda-beda.

Namun jika Anda mempunyai akuarium yang berukuran besar, Anda bisa melengkapinya dengan tempat-tempat persembunyian yang cukup banyak. Kemudian memasukkan beberapa ekor ikan buntal ke dalamnya.

Bersihkan Akuarium secara Rutin

Sejatinya, pada saat Anda merawat ikan di akuarium, Anda sedang merawat air di dalamnya. Yap, kebersihan air menjadi faktor terpenting yang menentukan keberhasilan Anda dalam memelihara ikan buntal.

Akuarium sebaiknya dibersihkan setiap 2 minggu sekali hingga tuntas. Jemur pula akuarium tersebut di bawah terik matahari langsung supaya kuman dan bakteri di dalamnya mati.

Mengetahui Jenis Ikan Tigerfish

Mengetahui Jenis Ikan Tigerfish

Mengetahui Jenis Ikan Tigerfish – Tigerfish adalah ikan hias carnivora. Yang memangsa beragam type ikan kecil serta udang. Ukuranya badannya cukup besar.

Serta umum hidup di air yang tenang dengan keadaan pH air netral hingga sedikit asam. Serta kisaran suhu pada 23 – 26 derajat Celcius.

Tetapi dalam pemeliharaannya di akuarium susah meraih ukuran yang optimal. Hal semacam ini karena sebab tigerfish gampang sekali stress, hingga dalam pemeliharaannya butuh ekstra hati – hati.

Ada 2 (dua) type tigerfish, yakni tiger Irian serta tiger Sumatera. Tigerfish Irian memiliki hiasan warna badan yang lebih menarik yakni kuning hingga krem dengan tiga buah garis vertikal warna hitam. Badannya lebih panjang, dapat meraih 38 cm, serta lebarnya dapat hingga 10, 5 cm.

Sedang yang satu lagi tigerfish Sumatera, badan ikan ini dihiasi warna kuning. Serta bergaris – garis vertikal warna kecoklatan sejumlah 8 – 10 buah.

Ukuran badannya lebih kecil di banding tigerfish Irian. Walau panjangnya dapat juga meraih 38 cm, tetapi lebar badannya optimal cuma 7, 0 cm.

Lantaran ukurannya lebih kecil ikan tiger Sumatera gerakannya lebih lincah. Di lingkungan aslinya ikan hias ini adalah ikan konsumsi, yang umum di tangkap dengan memakai pancing.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Makanan Sehat Ikan Arwana

Tetapi lantaran keindahannya, serta makin langka didapat, jadi ikan ini banyak diminati hobyis juga sebagai ikan hias. Tak mengherankan bila harga nya melambung tinggi sampai jutaaan dolar.

Harga dari ke-2 type tigerfish ini sangatlah tidak sama jauh, ikan hias tigerfish asal Sumatera/Thailand lebih murah berlipat-lipat di banding hias tigerfish asal Irian.

Ketidaksamaan yang mencolok ini terkecuali dikarenakan warna, penampilannya yang memanglah lebih menarik, juga lantaran tigerfish Irian termasuk juga langka.

Sebenarnya ikan hias tigerfish termasuk juga ikan hias yang kuat ketahanan badannya. Tetapi lantaran ikan hias tigerfish masih tetap. Termasuk juga baru berpredikat ikan hias, jadi sekarang ini cuma didapat dari hasil tangkapan.

Tigerfish termasuk ikan hias yang sulit dijinakkan, hingga gampang sekali stress apabila ada dilingkungan barunya. Stress ditandai, ikan tak nafsu makan apabila stress berlanjut ikan bakal lemas, serta warnanya pucat, hingga tak menarik.

Sehari-hari ikan hias ini di beri pakan berbentuk pakan hidup seperti ikan kecil atau udang. Dalam berikan makan mesti di perhatikan jangan sempat air bergolak kencang agar ikan tak lari ketakutan serta hilang nafsu makannya.

Apabila ikan telah bisa menyesuaikan, serta tak takut lagi, barulah dipindahkan ke akuarium. Setelah itu, dengan pemberian pakan yang teratur serta terus melindungi kwalitas air tigerfish bakal terlihat bagus serta gagah.

Mengenal Ikan Redtail Catfish

Mengenal Ikan Redtail Catfish

Mengenal Ikan Redtail Catfish – Redtail Catfish atau sering disingkat dengan RTC ini. Merupakan salah satu ikan hias predator yang digemari oleh para hobbies ikan predator/iwak galak.

Bentuk dan perpaduan warna merah pada ekornya kontras dengan warna putih bagian perut dan hitam dibagian atasnya.

Dinegara asal ikan ini, walaupun mempunyai badan yang gemuk, banyak pemancing yang tidak mau memakannya karena dibalik kulitnya yang hitam, dagingnya juga hitam.

Bahkan ada mitos dari orang Indian percaya bahwa yang berani memakan daging hitam tersebut akan mendapatkan sial seumur hidupnya.

Dilihat dari situs wikipedia.org, Ikan ini masuk dalam family Pimelodidae, Genus Phractocephalus dan masuk dalam spesies P.Hemioliopterus. Ikan lele asal amazon ini dialam liar mampu tumbuh hingga ukuran lebih dari 1 meter bahkan bisa mencapai 1,8 meter dengan berat 80 kg.

Untuk umur, Redtail Catfish bisa mencapai sekitar 20 tahun. Untuk memelihara ikan ini diperlukan akuarium yang besar, atau bisa diperilhara didalam kolam.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Makanan Sehat Ikan Arwana

Redtail Catfish termasuk ikan predator yang rakus dan termasuk ikan omnivora (pemakan segala), semua jenis ikan dimakannya baik dalam keadaan hidup maupun mati.

Walaupun predator, ikan lele ini masih bisa disatukan dengan ikan lain asal masih dalam satu jenis (catfish). Jatah makan RTC untuk ukuran 20cm. Sehari bisa memakan 3-5 ekor ikan mas dengan ukuran 2,5cm. Dan kalau sudah dalam ukuran besar, ikan ini mampu menelan ikan mas sebesar 7,5cm.

Pakan yang dihindari adalah hati sapi dan daging ayam karena pakan ini mengandung ‘lipids’ yang susah dicerna oleh metabolism Redtail Catfish. Pola pemberian makan sebaiknya dilakukan tiap hari dan dikurangi hingga seminggu sekali bila ikan sudah berukuran dewasa. Pemberian makan secara berlebihan (overfeed) dapat menyebabkan kematian ikan ini.

ikan ini terbiasa hidup secara soliter. Di sungai asalnya yang keruh, ia berenang memburu mangsanya sendirian. Diyakini bahwa Redtail Catfish tidak mampu memburu keberadaan mangsa dengan menggunakan petunjuk dari indera penglihatannya. Mereka mengikuti mangsanya dengan cara mengikuti petunjuk zat kimia yang ditinggalkan oleh calon mangsanya.

8 Jenis Ikan Hias Air Laut

8 Jenis Ikan Hias Air Laut

8 Jenis Ikan Hias Air Laut – Ikan hias air laut merupakan salah salah satu ikan hias yang sangat populer di kalangan masyarakat. Keindahannya mulai dari bentuk hingga corak dan warnanya membuat ikan ini banyak digemari oleh banyak orang.

Namun, memelihara ikan hias air laut ini sedikit lebih rumit jika di bandingkan dengan memilihara ikan hias air tawar. Para pemiliknya pun harus dituntut ketelatenan, kesabaran serta harus paham betul mengenai karakter dari ikan hias itu sendiri seperti apa.

Baca juga: Ikan Paling Unik Di Dunia Ikan Lumba-Lumba

Dari segi biaya pun ikan hias air laut ini lebih membutuhkan dana yang cukup besar, mulai dari ukuran tanki yang harus besar serta air laut untuk mengisi aquarium. Air laut menjadi salah satu syarat utama memiliki ikan hias air laut ini.

Bagi kalian yang ini memelihara ikan hias air laut, jangan khawatir meskipun tergolong cukup sulit, tapi terdapat pula beberapa ikan hias air laut yang sangat cocok dipelihara di dalam aquarium. Berikut ini merupakan ikan hias air laut yang cantik dan unik:

1. Mandarinfish

Ikan hias ini juga terkenal dengan nama Naga Cina, ikan ini berasal dari Samudera Pasifik Tenggara di utara Australia. Ini adalah salah satu spesies ikan yang paling indah karena motif cantik dan warnanya yang cerah. Mandarinfish sedikit sulit untuk dipelihara di akuarium karena mereka hanya makan makanan hidup. Daya tahan tubuh Mandarinfish cukup kuat terhadap beberapa penyakit umum yang biasa menerpa ikan lain.

2. Watchman Gobies

Ikan hias Watchman Gobies dengan nama ilmiahnya Cryptocentrus. Ikan tersebut terkenal dengan beberapa pola, tapi pola yang terkenal ialah bluspotted dan pink spotted watchman goby. Watchman Gobies merupakan ikan yang agresif dan salah satu dari sekian spesies ikan hias air asin yang cocok bagi para pemula yang ingin memelihara, karena ikan hias air laut ini memiliki daya tahan tubuh yang kuat serta kemampuan berenangnya. Makanan pokok untuk ikan hias Watchman biasanya memakan udang kecil.

3. Blue Devil

Ikan hias air laut Blue Devil memiliki nama ilmiah Paraplesiops bleekeri merupakan ikan yang memiliki tubuh estetis, nama ikan tersebut tidak seseram bentuknya. Tubuhnya yang tidak besar tersebut tidak perlu menggunakan aquarium yang super besar karena rata-rata jenis ikan ini cenderung ramping dan kecil dengan warna biru di bagian tubuh berbintik putih. Baiknya jika ingin memelihara ikan hias air asin Blue Devil berikan beberapa ornamen karang di aquarium karena di habitat aslinya ikan ini suka berenang diantara karang-karang.

4. Moorish Idol

Sebagai salah satu ikan yang paling khas dan indah, Moorish Idol merupakan satu-satunya anggota keluarga ikan Zanclidae yang masih hidup sejak zaman prasejarah. Meskipun cantik, namun Moorish Idol tidak cocok dipelihara di akuarium karena mempunyai rentang usia yang pendek. Ikan ini mendapatkan namanya dari orang-orang suku Moor di Afrika yang percaya ikan itu adalah jimat keberuntungan.

5. Badut Clownfish

Siapa yang tidak kenal dengan ikan Badut Clownfish? Ikan ini merupakan pemeran utama dalam film “Finding Nemo”. Jenis ikan hias air laut ini memiliki nama ilmiah amphiprioninae. Banyak yang tidak mengetahui mengapa ikan hias tersebut dijuluki ikan badut, mungkin karena warnanya yang menyerupai kostum badut. Ikan yang lucu ini sangat senang sekali bersembunyi diantara terumbu karang, jadi jika ingin memeliharanya ikan hias air asin Clownfish harus menyediakan karang di aqurium agar ikan ini merasa berada di habitatnya.

6. Butterfly Fish

Butterfly fish memiliki nama ilmiah “Chaetodontidae” yang memiliki habitat besar di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Ikan ini sangat mudah untuk dipelihara, oleh karena itu sangat direkomendasikan bagi para pemula yang ingin memelihara ikan hias air asin. Dengan bentuk dan coraknya yang bergaris hampir menyerupai sayap kupu-kupu oleh karena itu dinamakan Butterfly Fish. Akan sangat indah sekali pesona ikan tersebut jika dijadikan hiasan ruangan dalam aquarium yang berukuran besar agar ikan tersebut bisa berlari bebas.

7. Neon Tetra

Ikan ini memiliki nama ilmiah Paracheirodon innesi dan habitatnya banyak yang tinggal di daerah kolombia dan peru. Neon Tetra merupakan ikan yang dikenal dengan kekhasan warna keemasan bergaris tipis berwarna biru menyerupai lampu neon dibagian tubuh belakang hingga ke bagian dekat mata.

8. Banggai Fish

Ikan cantik ini berasal dari Kepulauan Banggai, Indonesia. Ikan Banggai merupakan salah satu ikan akuarium paling populer dan salah satu dari beberapa ikan laut yang sekarang secara teratur dibesarkan di penangkaran. Sayangnya, ikan ini sekarang sudah terancam punah di alam liar karena penangkapan yang berlebihan.