Daftar Ikan Hias

Jenis Ikan Hias Mudah Berkembang Biak Di Aquarium

Jenis Ikan Hias Mudah Berkembang Biak

Jenis Ikan Hias Mudah Berkembang Biak – Bagi anda para pecinta ikan hias di aquarium pastinya merasa sangat menyenangkan ketika memelihara dan merawat ikan hias kesayangan anda, dimana anda dapat melihat keindahan dan tingkah laku yang menggemaskan dari ikan hias anda meskipun di balik aquarium. Anda dapat melihat corak, warna, tingkah laku ikan, dengan begitu anda tidak akan berasa bosan saat memilharanya.

Baca juga: Jenis Ikan Hias Air Tawar Mudah Di Pelihara

Namun selain itu, ada momen indah dalam memelihara ikan yang juga sangat menyenangkan yakni ketika ikan yang anda pelihara berhasil berkembang biak ataupun bertelur di dalam aquarium anda. Dimana hal tersebut merupakan salah satu bukti kesuksesan anda ketika memelihara ikan kesayangan anda dengan baik. Bagi anda yang menyukai momen ketika ikan hias anda berkembang biak atau bertelur, ternyata ada beberapa ikan hias yang bisa dengan mudah berkembang biak di dalam aquarium. Penasaran ? Berikut beberapa ikan hias yang mudahbertelur di aquarium

Ikan Molly

Ikan Molly

Ikan molly adalah salah satu jenis ikan hias air tawar yang mempunyai ukuran kecil dan mudah beranak. Ikan ini bisa berkembang biak dalam aquarium bahkan tanpa perawatan khusus, jika anda memelihara ikan molly dewasa cukup beri makan saja lama kelamaan ikan ini akan berkembang biak dengan sendirinya. Ikan molly ada juga variannya, yaitu molly balon. Ikan molly balon juga sama dia mudah dikembang biakkan dan mampu beranak didalam aquarium. Ikan molly balon mampunyai ukuran perut yang sangat besar (buncit) seperti balon.

Ikan Molly Balloon

Ikan Molly Balloon

Ikan Molly balloon adalah sejenis ikan molly yang memiliki bentuk badan yang lebih bulat dan terkesan gendut pada bagian perutnya. Ikan jenis ini juga sangat mudah berkembang biak di dalam aquarium tanpa perhatian lebih dan cara yang sulit. Sepasang ikan Molly Balloon bisa menghasilkan puluhan anak ikan saat usia dewasa. Biasanya seukuran jari kelingking atau memiliki panjang sekitar 2,5-3 cm.

Ikan Platis/Platy

Ikan Platis/Platy

Selanjutnya ada Ikan platis yang mudah berkembang biak juga. Ikan ini mirip sebenarnya dengan ikan molly tetapi ukuran ekornya lebih panjang dan ada bagian ekor yang memanjang seperti pedang. Didaerah saya anak-anak biasanya menyebut ikan pedang.

Ikan Guppy

Ikan Guppy

Siapa yang tak kenal ikan guppy? ikan kecil dengan corak yang indah ini termasuk kedalam ikan hias yang mudah beranak dalam aquarium. Tidak ada perlakuan khusus yang mesti kita lakukan, cukup menyatukan jantan dan betina yang sudah matang maka mereka akan kawin dan beranak. banyak sekali jenis ikan guppy yang bisa anda pelihara dan kembang biakkan. Ikan yang mudah beranak disini memang setipe. Ikan diatas dapat beranak dan berkembang biak tanpa perlakuan khusus.

Cara Mudah Ternak Ikan Louhan Untuk Pemula

Cara Ternak Ikan Louhan Untuk Pemula

Cara Ternak Ikan Louhan Untuk Pemula – Ikan louhan (Flowerhorn) bagi sebagian orang merupakan ikan pembawa Hoki. Bagi siapa saja yang memelihara dan memilikinya diyakini akan mendatangkan keberuntugan. Anggapan sebagai Ikan Hoki merupakan keyakinan yang tumbuh dan berkembang dikalangan masyarakat tertentu.

Baca juga: Ciri Dan Mengatasi Ikan Louhan Stress

Namun demikian secara hitung-hitungan bisnis ikan louhan pun sebenarnya suatu komoditas bisnis yang teramat sangat mejanjikan. Maka dari itu perlu diketahui bagaimana membudidayakan ikan louhan secara baik dan benar.

Ikan Louhan yang dicirikan dengan benjolan di kepala, sering diistilahkan jenong atau nonong, juga memiliki warna warni di tubuhnya. Serta adanya huruf cina atau huruf arab di di bagian tubuhnya.

Disebut juga flower horn karena warna tubuhnya yang warna-warni bagai bunga. Dan benjolan di kepala bagai sebuah tanduk. Bagi anda yang berminat untuk melakukan ternak ataupun budidaya ikan louhan, anda bisa melihat dan menerapkan cara-cara yang ada di bawah ini.

Menyediakan akuarium beserta perlengkapannya

Langkah pertama dalam cara ternak ikan louhan adalah dengan menyiapkan akuarium serta alat-alat dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan. Sediakan akuarium dengan ukuran 40 cm untuk lebar akuariumnya.

Dengan panjang akuarium sekitar 70 cm, dan ukuran tingginya sekitar 40 cm. Tetapi jika anda punya akuarium yang panjangnya 1 m akan lebih baik. Setelah menyiapkan akuarium sekarang anda harus menyiapkan peralatan yang dibutuhkan.

Jangan lupa untuk memasang sekat kaca di bagian tengah akuarium, sekat kaca itu berfungsi untuk menghindari agar ikan-ikan louhan tidak berkelahi. Karena ikan louhan memiliki potensi untuk mempertahankan wilayah pribadinya.

Siapkan air untuk akuarium

Langkah berikutnya dalam cara ternak ikan louhan adalah menyiapkan air yang akan dimasukkan ke dalam akuarium. Di setiap daerah tentu memiliki kadar Ph yang berbeda-beda pada airnya.

Sehingga anda perlu mengecek kadar Ph air yang digunakan. Maka sebelum memasukkan air tersebut ke akuarium, endapkan dahulu selama beberapa jam. Cara mengendapkan air tersebut kegunaannya adalah mengurangi kada Ph air tersebut agar tidak terlalu tinggi.

Memeriksa kadar Ph air merupakan hal yang penting karena akan berpengaruh kepada pertumbuhan ikan louhan. Selain itu, untuk menjaga kestabilan kadar Ph air tersebut anda bisa menggunakan garam khusus yang banyak dijual di toko ikan.

Memilih pakan ikan louhan yang berkualitas

Dalam budidaya ikan louhan, anda juga harus memerhatikan jenis pakan yang diberikan kepada ikan louhan tersebut. Karena hal itu akan berpengaruh pada tingkat keberhasilan budidaya. Pilihlah pakan yang bagus dan berkualitas, khususnya 2 minggu sebelum ikan louhan tersebut mulai dibudidaya.

Dengan memberinya pakan yang bagus maka ikan louhan itu juga akan menghasilkan bibit-bibit louhan yang berkualitas. Usahakan jenis pakan yang diberikan adalah yang alami seperti cacing, jangkrik atau udang karena pakan tersebut mengandung nilai gizi yang bagus untuk ikan.

Sebaiknya anda juga tidak memberinya pakan buatan, karena biasanya pakan buatan mengandung pelet atau zat pewarna yang berbahaya untuk kesuburan ikan yang akan diternakkan. Sedangkan tujuan dari budidaya ini agar ikan louhan menghasilkan bibit-bibit yang bagus.

Memilih jenis indukan yang bagus dan juga berkualitas

Jangan lupakan pemilihan indukan, karena indukan berkualitas akan berpengaruh pada kualitas anakan ikan tersebut. Jika indukannya bagus, maka nantinya akan menghasilkan anakan yang sama bagusnya dengan indukan. Akan lebih baik jika anda memilih ikan yang mahal untuk berternak karena akan menguntungkan saat menjual hasil ternaknya.

Menjodohkan ikan louhan jantan dan betina

Setelah menyiapkan perlengkapan serta ikan-ikan louhan yang akan diternakan, sekarang anda masuk ke proses penjodohan ikan. Caranya mudah yaitu masukkan ikan yang akan diternakkan ke dalam akuarium, dengan bagian tengah yang masih disekat oleh kaca. Setelah itu amati dengan baik gerak gerik kedua ikan louhan tersebut.

Jika ternyata kedua ikan tersebut terlihat sama-sama ingin berkelahi, maka sebaiknya tidak membuka sekat kacanya terlebih dahulu. Tunggu sampai kedua ikan itu terlihat saling mengenal dan mulai akrab, barulah boleh membuka sekat kaca tersebut. Saat membukanya, buka dengan cara perlahan lalu amati lagi bagaimana reaksi kedua ikan tersebut.

Karena jika ternyata mereka berkelahi maka anda perlu menutup kembali sekat kaca tersebut. Ciri ikan louhan yang sudah mulai akrab adalah ikan-ikan itu akan menggesek-gesekkan badannya sambil menggoyangkan ekornya. Setelah mereka terlihat akrab, tutup bagian atas akuarium dengan kertas yang berwarna gelap.

Jangan lupa untuk memberi pakan yang banyak untuk ikan-ikan tersebut agar mereka tidak kelaparan selama bagian atas akuarium ditutup. Biarkan ikan-ikan tersebut kawin dan jangan dulu melepas kertas di atasnya sampai 1-2 hari kemudian.

Ikan louhan akan mulai mengeluarkan telurnya

Sekitar 1-2 hari kemudian, anda baru bisa membuka kertas penutup akuarium dan pada saat itu bagian dasar akuarium sudah dipenuhi oleh telur-telur ikan. Perhatikan telur yang berwarna putih seperti susu, itu artinya telur itu gagal dibuahi. Sedangkan untuk telur yang berwarna bening dengan bintik hitam artinya telur tersebut berhasil dibuahi.

Kedua induk ikan louhan akan mengipasi telur-telur itu dengan siripnya yang gunanya adalah untuk memberikan sirkulasi pada telur tersebut. Pada fase tersebut, biarkan saja ikan-ikan itu berada di 1 akuarium yang sama. Jangan lupa untuk memberi makan yang banyak, karena jika kelaparan ikan louhan akan memakan telur-telurnya.

Dalam waktu 48 jam kemudian, telur-telur ikan louhan itu akan menetas setelah telur dikeluarkan dari perut si ikan betina. Dalam fase yang satu ini, sebaiknya anda memisahkan ikan louhan tersebut dari telur yang mulai menetas untuk menghindari hal yang tak diinginkan misalnya anakan dimangsa oleh indukan.

Cara ternak ikan louhan yang sudah dijelaskan tadi bisa langsung anda praktekan di rumah, pastikan tahapan-tahapannya dilakukan dengan baik dan jangan sampai ada yang terlewat. Agar hasil ternak ikan louhan anda menghasilkan anakan atau ikan yang berkualitas baik. Jika berhasil maka budidaya ikan louhan ini bisa menjadi komoditas bisnis yang amat menjanjikan dan menguntungkan.

Beberapa Tahapan Dalam Masa Panen

1. Kondisikan ikan dalam keadaan lapar dan jangan memberinya makan dahulu, fungsinya adalah untuk menghindari ikan kekurangan oksigen ketika melakukan proses pengiriman.

2. Waktu permanenan sebaiknya dilakukan pada sore hari atau bisa juga di pagi hari, agar suhu perairan tidak dalam keadaan panas.

3. Siapkan alat-alat yang dibutuhkan saat masa panen, yaitu ember dan saringan.

4. Serok ikan dengan saringan tersebut kemudian sortir dengan memilih jenis ikan yang layak untuk dijual.

5. Setelah proses menyortir selesai, lalu masukkan ikan-ikan itu ke dalam ember dan ikan pun siap dikemas dalam bentuk yang sesuai dengan aturan artinya jangan sampai ikan-ikan itu mati saat proses pengiriman.

Ciri Dan Mengatasi Ikan Louhan Stress

Ciri Dan Mengatasi Ikan Louhan Stress

Ciri Dan Mengatasi Ikan Louhan Stress – Ikan Louhan merupakan jenis ikan hias air tawar yang cukup populer untuk di pelihara. Ikan yang satu ini pun memiliki keunikan berupa jenongnya yang besar.

Seperti bola pim pong dan corak tubuh yang sangat menarik. Namun, ternyata ikan louhan pun juga memiliki kesamaan seperti manusia, dimana ikan ini bisa stress juga loh gaes.

Lantas bagaimana cara mengetahui jika ikan louhan sedang stress? Ada banyak cara merawat ikan louhan stress yang dapat Anda lakukan. Anda juga bisa mengetahui ikan louhan Anda stress.

Atau tidak dapat dilihat dari ciri atau tanda-tandanya. Jika terlihat tanda-tanda tak wajar pada ikan louhan tersebut, itu artinya ikan louhan Anda sedang bermasalah dan Anda harus segera mencari solusinya.

Berikut Ciri-ciri louhan yang sedang stress

– Warna tubuhnya menjadi pudar atau belang-belang kehitaman
– Bagian jenong di atas kepalanya mengecil bahkan kempis
– Nafsu makannya berkurang drastis hingga tidak mau makan
– Ikan terlihat pasif dan suka menyendiri di sudut akuarium
– Ikan gampang merasa kaget apabila didekati tangan

Jika ikan louhan yang Anda pelihara sekarang terdapat seperti ciri-ciri di atas, Anda harus segera memberikan peratan ekstra kepada ikan agar dapat normal seperti biasa. Berikut ini cara yang bisa Anda coba.

1. Pasang water heater untuk menjaga kestabilan suhu di dalam air akuarium. Adapun temperatur yang disarankan berkisar antara 28-31 derajat celsius. Biasanya dalam kondisi yang hangat, ikan akan bergerak lebih aktif dan nafsu makannya meningkat.

2. Cek kondisi tingkat keasaman pada air tersebut. Anda bisa menggunakan alat khusus untuk mengecek pH air. Jika kondisi air terlampau asam, Anda bisa memberikan air rendaman daun ketapang secukupnya. Hati-hati, jangan terlalu banyak memberikan air daun ketapang karena dapat mengeruhkan akuarium.

Baca juga: Jenis Ikan Guppy Termahal Dan Populer

3. Ikan yang sedang stres sebaiknya dipindahkan ke akuarium karantina terlebih dahulu. Setiap akuarium khusus ini hanya boleh diisi dengan seekor ikan louhan. Hal ini dimaksudkan agar Anda bisa lebih mudah dalam memantau kondisi kesehatan ikan dan ikan pun bisa merasakan lebih nyaman.

4. Usahakan supaya kondisi air senantiasa bersih. Anda bisa memakai sipon untuk menjaga kebersihan akuarium secara lebih efektif.

5. Akuarium karantina wajib diletakkan pada ketinggian 80 cm di atas permukaan lantai rumah. Ini bertujuan supaya posisi akuarium tetap stabil dan suhu airnya pun terjaga dengan baik.

6. Ikan louhan yang sedang mogok makan sebaiknya dipuasakan selama 2 hari berturut-turut. Setelah itu, berikan makanan ikan louhan sedikit saja untuk menguji apakah ikan tersebut sudah mau makan. Jika umpan tetap tidak dimangsa dalam waktu lebih dari 10 menit, Anda harus mengambil kembali umpan tersebut agar tidak mengotori air. Lalu berlanjut dengan memberikan umpan yang lebih menggoda selera.

7. Ciptakan lingkungan yang sangat tenang di sekitar akuarium. Anda bisa menutupi seluruh bagian samping akuarium menggunakan kertas. Jangan lupa juga matikan lampu utama yang berfungsi untuk menerangi akuarium. Hindari menengok ikan secara terus-menerus. Biarkan ikan louhan tersebut beristirahat dengan baik.

8. Apabila ikan louhan tetap tidak menunjukkan perubahan kondisi yang membaik, Anda bisa memberinya obat penambah nafsu makan atau vitamin khusus untuk ikan. Anda bisa berkonsultasi kepada penjual di toko ikan hias terdekat untuk meminta saran obat apa yang paling cocok untuk menangani kasus tersebut.

Cara Merawat Anak ikan Cupang

Cara Merawat Anak ikan Cupang

Cara Merawat Anak ikan Cupang – Burayak/anak dan Telur Ikan Cupang merupakan calon Ikan cupang dewasa yang pemeliharaan cukup sulit. Terdapat beberapa langkah yang harus diperhatikan dalam merawat anak dan telur dari ikan cupang.

Kebanyakan orang yang budidaya ikan cupang hanya berhasil 10-40% saja ikan cupang bisa masih bertahan hidup. Hal itu terjadi karena ada yang salah dengan cara perawatannya sehingga banyak anak cupang yang tidak bisa bertahan hidup.

Baca juga: Tips Memelihara Dan Merawat Ikan Buntal Air Tawar

Ada banyak faktor yang membuat anak ikan cupang tersebut mati, misalnya faktor pakan atau faktor air yang digunakan. Untuk mengatasi hal itu, silahkan baca dan coba ulasan yang ada di bawah ini.

Perhatikan kembali kualitas air

Air sering kali terlupakan saat merawat atau memelihara hewan air, sehingga hal itu akan berakibat buruk pada ikan yang hidup di dalamnya. Termasuk pada cara merawat ikan cupang agar tidak cepat mati, air juga menjadi hal yang utama. Sebaiknya pilih air yang sudah diendapkan, jaga air tersebut dari saat proses pemijahan sampai perkawinan.

Masukkan garam serta daun ketapang

secukupnya kepada air tua atau air endapan tersebut, tunggu sampai warna air menjadi keruh seperti air teh. Air yang berkualitas baik adalah air yang berwarna kuning tapi tetap bening. Kemudian masukkan tanaman air seperti ganggang atau sapu pada air tersebut.

Pilih pakan yang tepat

Dari beberapa jenis pakan anak ikan cupang, yang paling baik dan bagus adalah kutu air. Selain kutu air, jenis pakan yang cocok untuk anak ikan cupang tersebut adalah artemia. Karena kedua jenis pakan tersebut ukurannya pun cocok dengan anak ikan cupang yang sangat kecil itu. Apalagi kutu air merupakan pakan alami yang disukai oleh ikan.

Memisahkan pejantan pada saat proses pemijahan

Mengangkat atau memindahkan pejantan lebih baik dilakukan setelah 4 hari setelah telur menetas, karena pejantan yang belum berpengalaman mengurus anaknya berpotensi memakan anaknya sendiri. Tapi bisa lebih lama dari itu misalnya 2 minggu. Semua itu bergantung pada cara pejantan merawat anaknya.

Menjaga kestabilan suhu air

Selain menjaga kualitas air, anda juga harus menjaga suhu air agar tidak berdampak buruk pada anak ikan cupang tersebut. Cara merawat anak ikan cupang agar tidak mati bisa dengan menggunakan eceng gondok pada kolam atau akuarium. Karena eceng gondok ini berfungsi sebagai tempat anak ikan cupang berenang atau bersembunyi.
Eceng gondok tersebut juga akan menstabilkan perubahan suhu air di dalam akuarium atau kolam. Selain itu, bisa menjadi peneduh untuk anak ikan cupang tersebut sehingga keberadaan eceng gondok akan membuat mereka nyaman. Sehingga, jika suhu air di dalam kolam atau akuarium selalu stabil, maka anakan tersebut tidak akan mudah mati.

Asal Usul Ikan Koi Showa Sanke

Asal Usul Ikan Koi Showa Sanke

Asal Usul Ikan Koi Showa Sanke – Ikan Koi Showa Sanke merupakan jenis ikan koi yang memiliki tubuh berwarna hitam dengan hiasan warna putih dan merah di badannya. Sepintas koi jenis yang satu ini mirip dengan Taisho Sanke. Perbedaanya hanya terletak pada warna dasarnya ikan. Taisho berdasar putih, sedangkan Showa berdasar hitam.

Baca juga: Makanan Sehat Ikan Arwana

Pada tahun 1927, Jukichi Hoshino mengawinkan seekor Ki Utsuri dengan Kohaku dan menghasilkan Showa Sanke. Awalnya warna merah yang menghiasi tubuhnya masih bercampur dengan cokelat-kekuningan. Selanjutnya, Tomiji Kobayashi berhasil mengawinkan Yagozaemon Kohaku dan menghasilkan Showa Sanke dengan warna merah yang murni. Jenis ini kemudian menjadi yang terbaik.

Showa Klasik memiliki prosentase warna 40% Merah, 40% Hitam dan 20 % warna Putih. Modern Showa memiliki prosentase warna Merah,Hitam dan Putih yang sama . Untuk mendapatkan hasil yang maksimal Showa penghobi Koi merekomendasikan pemeliharaan Koi Showa pada Hard Water. Hard water akan meningkatkan kualitas Sumi/warna hitam pada showa.

Berikut beberapa kriteria yang bisa di terapkan dalam memilih Koi jensi Showa.

1. Memiliki Semua Pola Kohaku yang baik. Koi Showa mengandung warna Merah dan Putih seperti Koi Kohaku, perhatikan Pola ini, baik dari Kualitas Hi (merah) maupu putihnya.

2. Kepala Terdiri atas 3 warna Merah,Putih dan Hitam dalam jumlah yang sama.

3. Pola Warna pada kepala yang paling baik adalah Pola Kohaku dan strip hitam berbentuk V Pada.

4. Pola Warna Hitam Pada showa akan terus berkembang, pilih yang memiliki waran meraqh dan putih yang baik.

5. Warna Merah ada Showa pada awalnya bisa berwarna Orange dan akan berkembang menjadi merah seiring pertumbuhan.

6. Pectoral Fin Idealnya hampir semua berwarna hitam kecuali untuk bagian terluar.

7. Sirip Tidak Boleh berwarna merah, Semua sirip berwarna putih atau sedikit hitam.

8. Persentase warna pada showa Klasik adalah 40% Merah, 40% itam dan 20 % Putih.Modern Showa memiliki persentase warna Merah,Hitam dan Putih yang sama.

9. Showa merupakan Koi yang paling sulit dipilih saat muda karena selalu mengalami perubahan saat tumbuh.