Mengenal Keunikan Ikan Piranha

Mengenal Keunikan Ikan Piranha

Mengenal Keunikan Ikan Piranha – Piranha adalah ikan air tawar omnivora yang hidup di sungai-sungai di Amerika Selatan. Di sungai-sungai Venezuela, mereka disebut caribes.

Mereka terkenal dengan gigi tajam dan pemakan daging. piranha yang memiliki reputasi paling agresif adalah piranha perut merah. Dalam bahasa latinnya Pygrocentrus Natterereri.

Dari seluruh jenis ikan air tawar yang pernah dipelihara sebagai hiasan mungkin hanya jenis Piranha saja yang tidak diizinkan. Sebab jenis ikan ini tergolong jenis ikan yang berbahaya.

Jika dalam perairan ada binatang yang terluka, PIRANHA mempunyai indera penciuman yang sangat tajam sehingga dapat dengan mudah mengetahuinya. Bau darah tersebut akan merangsang ikan ini untuk bertindak dan memburu asal bau tersebut.

Piranha yang sangat sensitive dan tertarik dengan bau darah ini terkenal sebagai ikan buas yang ditakuti, dengan giginya yang kuat, runcing dan tajam. Piranha dapat mencapai panjang maksimal hingga 30 cm dan makanan ikan ini adalah ikan, reptile, mamalia, serangga dan cacing.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Jenis Ikan Guppy Termahal Dan Populer

Piranha dapat berubah menjadi kanibal jika kondisi lingkungan yang memburuk seperti berkurangnya makanan di alam, ruang hidup dan oksigen dapat membuat mereka saling memangsa.

Serangan piranha sangat ditakuti karena dapat membunuh hewan atau manusia yang terjebak di sungai. Mereka memiliki deretan gigi runcing tajam.

Serta paling tidak tahan melihat dan mencium bau darah Begitu mencium bau darah, ikan-ikan itu akan langsung menyerbu dalam gerombolan besar. Kemudian, menyobek-nyobek daging hingga tidak bersisa, menyisakan kerangka saja dalam waktu beberapa menit.

Namun, Ikan piranha mirip dengan ikan bawal yang hidup di air tawar. Piranha memilki ciri-ciri tersendiri, iantaranya mempunyai sifat yang agresif.

Dengan mata yang besar bulat merah, dilengkapi gigi-gigi segitiga yang runcing. Dan tajam pada ujung-ujung mulutnya yang monyong maju ke depan.

Rata-rata ikan ini mempunyai berat antara 600 gram sampai 700 gram. Walaupun ada beberapa species di Amerika Selatan ada yang beretnya mencapai 4 kilogram.

Seperti pada jenis piranha perut merah dan piranha hitam mata merah. Yang memiliki tubuh lebih besar dan jenis tersebut sangat berbahaya bagi manusia.

Cara memelihara Ikan Piranha

Cara memelihara Ikan Piranha

Cara memelihara Ikan Piranha –  di Akuarium | Kita tahu bahwa ikan piranha adalah ikan yang ganas dan buas. Piranha bisa memakan binatang lain yang jatuh di wilahnya dan hanya menyisakan tulang belulang saja.

Banyak juga film film yang mengeksploitasi ikan piranha sebagai ikan yang ganas dan ditakuti. Di adagean film menggambarkan orang yang datang ke wilayah ikan piranha.

Dan habis dimakan habis olehnya, membuat image ikan ini semakin seram. Tetapi perlu diketahui bahwa sesungguhnya mitologi tentang keganasan ikan piranha tidak seutuhnya benar. Seperti yang di gambarkan dalam film film tersebut.

Ternyata ada sekitar 20 type piranha di Amazon yang omnivora. Mereka tidak hanya mengkonsumsi daging saja, tetapi mereka makan tumbuhan dan biji-bijian juga.

Di habitat aslinya, ikan piranha memakan ikan ikan lain seperti ikan type cichlid dan catfish. Ikan piranha kecil biasanya memakan cacing dan serangga. Terkadang piranha kecil juga makan sirip atau sisik ikan lain.

Pertama-tama piranha kecil akan mendekati diam diam ikan incarannya, kemudian dia akan menggigit sirip atau sisik ikan tersebut, yang membuat ikan tersebut kemudian lari cepat.

Ada piranha yang hidup bergerombol, yaitu pygocentrus caribe. Pygocentrus caribe pada umumnya akan mengincar target mangsa dengan berkelompok.

Mereka akan mencari ikan yang lemah atau tidak sehat. Karena ikan tersebut akan mudah didekati dan diserang tanpa bisa lari menjauh.

Jenis piranha lain yang juga berkelompok adalah genus pygocentrus. Umumnya jenis ini akan menjadi lebih ganas pada waktu musim kering, dimana air sungai Amazon jadi surut.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Asal Usul Ikan Koi Showa Sanke

Hal ini menyebabkan terbentuknya danau danau kecil yang terpisah dari aliran sungai besar. Danau danau kecil itulah yang membuat beberapa piranha terpisah sehingga menjadi beberapa klompok kelompok kecil.

Karena air surut ikan ikan lain sebagai mangsanya juga berkurang atau bahkan menjadi habis tak tersisa. Situasi ini membuat piranha dalam danau danau kecil menjadi kelaparan.

Dan mereka bisa menjadi kanibal dengan saling memangsa satu sama lain. Pada waktu tersebut sangat beresiko bagi manusia yang masuk berenang ke danau tersebut.

Yang dipenuhi ikan piranha yang kelaparan. Masyarakat di sekitar sungai Amazon memahami situasi dimana ikan piranha dapat menjadi sangat beresiko seperti di danau danau kecil yang terisolasi di waktu musim kering.

Mereka punya kebiasaan mandi dan menangkap ikan di sungai sungai Amazon dan mereka tidak merasa takut atau cemas digigit ikan piranha. Bahkan mereka memburu ikan piranha untuk dikonsumsi karena ikan piranha ikan yang enak.

4 Jenis Piranha Yang Belum Ditemui

4 Jenis Piranha Yang Belum Ditemui – ikan Piranha Barisan gigi-gigi tajamnya. Tersusun rapat dan tersambung satu sama lainnya. Gigi-gigi itu didesain sempurna untuk menusuk dan mencabik-cabik daging.

Dengan cepat dimana ikan ini tergolong memiliki nafsu makan yang rakus. Jika sedang lapar dan tidak ada pilihan lain ikan ini juga agresif. Terhadap jenisnya sendiri dan melakukan kanibalisme. Berikut jenis-jenis ikan Piranha.

Pygopristis Denticulata

  • Nama Ilmiah : Pygopristis denticulata
  • Sinonim: Serrasalmus denticulatus
  • Nama Umum : golden piranha, big-toothed piranha, lobe-toothead piranha

Jenis ikan piranha gigi besar dengan nama ilmiah Pygopristis denticulata atau Serrasalmus denticulatus ini memiliki ukuran panjang maksimal 20 cm. Ikan ini bersifat karnivora, kanibal, predator, agresif, memiliki rahang yang kuat dan susunan gigi unik dan tajam.

Ikan ini makan dengan cara mencabik mangsanya. Ikan yang hidup soliter ini memiliki warna kebiruan di bagian punggung dan kekuningan atau orange dibagian perut, dengan bintik hitam diseluruh tubuh. Memiliki mata besar dan lubang hidung yang besar pula. Sirip berwarna kemerahan dan bentuk kepala yang cembung.

Pygocentrus Cariba

  • Nama Ilmiah : Pygocentrus cariba
  • Nama Umum : black spot piranha

Juvenil maupun ikan dewasa memiliki bagian atas tubuh berwarna abu-abu keperakan. Juvenil memiliki bintik-bintik hitam di seluruh tubuh bagian atas mereka, mirip dengan juvenil dari ikan Pygocentrus nattereri. Tubuh bagian bawah berwarna merah atau merah-oranye, dan bervariasi dari suatu ikan dengan ikan yang lain.

Sebagian besar kepala berwarna abu-abu, dengan warna oranye atau merah di sisi bawah. Mata berwarna keperakan, dengan pigmen hitam di atas dan di bawah iris. Sirip anal dan sirip dada yang berwarna oranye sampai merah. Sirip punggung gelap keabu-abuan, dan sirip adiposa berwarna hitam. Sirip ekor menyerupai redbelly, yaitu gelap dengan band vertikal cahaya di tengah.

Serrasalmus Sanchezi

  • Nama Ilmiah : Serrasalmus sanchezi
  • Nama Umum : ruby-red piranha, ruby-red throated piranha

Serrasalmus sanchezi atau dinamakan Ruby-red Piranha/Ruby-red Throated Piranha karena memiliki warna perut merah cerah yang terlihat tajam. Panggul yang berbintik-bintik warna perak. Bentuk tubuh pipih dan bentuk kepala cekung.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Makanan Sehat Ikan Arwana

Sirip pectoral merah, sirip anal abu-abu kemerahan, dan sirip dorsal, ventral dan adiposa berwarna abu-abu tembus. Sirip ekor berwarna gelap dengan garis tengah berwarna abu-abu sampai putih. Warna mata merah. Juvenil berwarna keperakan dan ditutupi dengan bintik warna hitam berukuran kecil dan terlihat sangat mirip dengan ikan remaja pada sebagian besar spesies piranha lainnya.

Serrasalmus Gibbus

  • Nama Ilmiah : Serrasalmus gibbus
  • Nama Umum : gibbus piranha

Seperti halnya ikan piranha lain dalam genus Serrasalmus, ikan Serrasalmus gibbus juga bersifat karnivora, kanibal, predator, agresif, memiliki rahang yang kuat dan susunan gigi unik dan tajam, serta dapat tumbuh maksimal sampai berukuran panjang 21 cm. Ikan ini makan dengan cara mencabik mangsanya.

Mengetahui Jenis Ikan Tigerfish

Mengetahui Jenis Ikan Tigerfish

Mengetahui Jenis Ikan Tigerfish – Tigerfish adalah ikan hias carnivora. Yang memangsa beragam type ikan kecil serta udang. Ukuranya badannya cukup besar.

Serta umum hidup di air yang tenang dengan keadaan pH air netral hingga sedikit asam. Serta kisaran suhu pada 23 – 26 derajat Celcius.

Tetapi dalam pemeliharaannya di akuarium susah meraih ukuran yang optimal. Hal semacam ini karena sebab tigerfish gampang sekali stress, hingga dalam pemeliharaannya butuh ekstra hati – hati.

Ada 2 (dua) type tigerfish, yakni tiger Irian serta tiger Sumatera. Tigerfish Irian memiliki hiasan warna badan yang lebih menarik yakni kuning hingga krem dengan tiga buah garis vertikal warna hitam. Badannya lebih panjang, dapat meraih 38 cm, serta lebarnya dapat hingga 10, 5 cm.

Sedang yang satu lagi tigerfish Sumatera, badan ikan ini dihiasi warna kuning. Serta bergaris – garis vertikal warna kecoklatan sejumlah 8 – 10 buah.

Ukuran badannya lebih kecil di banding tigerfish Irian. Walau panjangnya dapat juga meraih 38 cm, tetapi lebar badannya optimal cuma 7, 0 cm.

Lantaran ukurannya lebih kecil ikan tiger Sumatera gerakannya lebih lincah. Di lingkungan aslinya ikan hias ini adalah ikan konsumsi, yang umum di tangkap dengan memakai pancing.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Makanan Sehat Ikan Arwana

Tetapi lantaran keindahannya, serta makin langka didapat, jadi ikan ini banyak diminati hobyis juga sebagai ikan hias. Tak mengherankan bila harga nya melambung tinggi sampai jutaaan dolar.

Harga dari ke-2 type tigerfish ini sangatlah tidak sama jauh, ikan hias tigerfish asal Sumatera/Thailand lebih murah berlipat-lipat di banding hias tigerfish asal Irian.

Ketidaksamaan yang mencolok ini terkecuali dikarenakan warna, penampilannya yang memanglah lebih menarik, juga lantaran tigerfish Irian termasuk juga langka.

Sebenarnya ikan hias tigerfish termasuk juga ikan hias yang kuat ketahanan badannya. Tetapi lantaran ikan hias tigerfish masih tetap. Termasuk juga baru berpredikat ikan hias, jadi sekarang ini cuma didapat dari hasil tangkapan.

Tigerfish termasuk ikan hias yang sulit dijinakkan, hingga gampang sekali stress apabila ada dilingkungan barunya. Stress ditandai, ikan tak nafsu makan apabila stress berlanjut ikan bakal lemas, serta warnanya pucat, hingga tak menarik.

Sehari-hari ikan hias ini di beri pakan berbentuk pakan hidup seperti ikan kecil atau udang. Dalam berikan makan mesti di perhatikan jangan sempat air bergolak kencang agar ikan tak lari ketakutan serta hilang nafsu makannya.

Apabila ikan telah bisa menyesuaikan, serta tak takut lagi, barulah dipindahkan ke akuarium. Setelah itu, dengan pemberian pakan yang teratur serta terus melindungi kwalitas air tigerfish bakal terlihat bagus serta gagah.

Mengenal Ikan Redtail Catfish

Mengenal Ikan Redtail Catfish

Mengenal Ikan Redtail Catfish – Redtail Catfish atau sering disingkat dengan RTC ini. Merupakan salah satu ikan hias predator yang digemari oleh para hobbies ikan predator/iwak galak.

Bentuk dan perpaduan warna merah pada ekornya kontras dengan warna putih bagian perut dan hitam dibagian atasnya.

Dinegara asal ikan ini, walaupun mempunyai badan yang gemuk, banyak pemancing yang tidak mau memakannya karena dibalik kulitnya yang hitam, dagingnya juga hitam.

Bahkan ada mitos dari orang Indian percaya bahwa yang berani memakan daging hitam tersebut akan mendapatkan sial seumur hidupnya.

Dilihat dari situs wikipedia.org, Ikan ini masuk dalam family Pimelodidae, Genus Phractocephalus dan masuk dalam spesies P.Hemioliopterus. Ikan lele asal amazon ini dialam liar mampu tumbuh hingga ukuran lebih dari 1 meter bahkan bisa mencapai 1,8 meter dengan berat 80 kg.

Untuk umur, Redtail Catfish bisa mencapai sekitar 20 tahun. Untuk memelihara ikan ini diperlukan akuarium yang besar, atau bisa diperilhara didalam kolam.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Makanan Sehat Ikan Arwana

Redtail Catfish termasuk ikan predator yang rakus dan termasuk ikan omnivora (pemakan segala), semua jenis ikan dimakannya baik dalam keadaan hidup maupun mati.

Walaupun predator, ikan lele ini masih bisa disatukan dengan ikan lain asal masih dalam satu jenis (catfish). Jatah makan RTC untuk ukuran 20cm. Sehari bisa memakan 3-5 ekor ikan mas dengan ukuran 2,5cm. Dan kalau sudah dalam ukuran besar, ikan ini mampu menelan ikan mas sebesar 7,5cm.

Pakan yang dihindari adalah hati sapi dan daging ayam karena pakan ini mengandung ‘lipids’ yang susah dicerna oleh metabolism Redtail Catfish. Pola pemberian makan sebaiknya dilakukan tiap hari dan dikurangi hingga seminggu sekali bila ikan sudah berukuran dewasa. Pemberian makan secara berlebihan (overfeed) dapat menyebabkan kematian ikan ini.

ikan ini terbiasa hidup secara soliter. Di sungai asalnya yang keruh, ia berenang memburu mangsanya sendirian. Diyakini bahwa Redtail Catfish tidak mampu memburu keberadaan mangsa dengan menggunakan petunjuk dari indera penglihatannya. Mereka mengikuti mangsanya dengan cara mengikuti petunjuk zat kimia yang ditinggalkan oleh calon mangsanya.