8 Jenis Ikan Hias Air Laut

8 Jenis Ikan Hias Air Laut

8 Jenis Ikan Hias Air Laut – Ikan hias air laut merupakan salah salah satu ikan hias yang sangat populer di kalangan masyarakat. Keindahannya mulai dari bentuk hingga corak dan warnanya membuat ikan ini banyak digemari oleh banyak orang.

Namun, memelihara ikan hias air laut ini sedikit lebih rumit jika di bandingkan dengan memilihara ikan hias air tawar. Para pemiliknya pun harus dituntut ketelatenan, kesabaran serta harus paham betul mengenai karakter dari ikan hias itu sendiri seperti apa.

Baca juga: Ikan Paling Unik Di Dunia Ikan Lumba-Lumba

Dari segi biaya pun ikan hias air laut ini lebih membutuhkan dana yang cukup besar, mulai dari ukuran tanki yang harus besar serta air laut untuk mengisi aquarium. Air laut menjadi salah satu syarat utama memiliki ikan hias air laut ini.

Bagi kalian yang ini memelihara ikan hias air laut, jangan khawatir meskipun tergolong cukup sulit, tapi terdapat pula beberapa ikan hias air laut yang sangat cocok dipelihara di dalam aquarium. Berikut ini merupakan ikan hias air laut yang cantik dan unik:

1. Mandarinfish

Ikan hias ini juga terkenal dengan nama Naga Cina, ikan ini berasal dari Samudera Pasifik Tenggara di utara Australia. Ini adalah salah satu spesies ikan yang paling indah karena motif cantik dan warnanya yang cerah. Mandarinfish sedikit sulit untuk dipelihara di akuarium karena mereka hanya makan makanan hidup. Daya tahan tubuh Mandarinfish cukup kuat terhadap beberapa penyakit umum yang biasa menerpa ikan lain.

2. Watchman Gobies

Ikan hias Watchman Gobies dengan nama ilmiahnya Cryptocentrus. Ikan tersebut terkenal dengan beberapa pola, tapi pola yang terkenal ialah bluspotted dan pink spotted watchman goby. Watchman Gobies merupakan ikan yang agresif dan salah satu dari sekian spesies ikan hias air asin yang cocok bagi para pemula yang ingin memelihara, karena ikan hias air laut ini memiliki daya tahan tubuh yang kuat serta kemampuan berenangnya. Makanan pokok untuk ikan hias Watchman biasanya memakan udang kecil.

3. Blue Devil

Ikan hias air laut Blue Devil memiliki nama ilmiah Paraplesiops bleekeri merupakan ikan yang memiliki tubuh estetis, nama ikan tersebut tidak seseram bentuknya. Tubuhnya yang tidak besar tersebut tidak perlu menggunakan aquarium yang super besar karena rata-rata jenis ikan ini cenderung ramping dan kecil dengan warna biru di bagian tubuh berbintik putih. Baiknya jika ingin memelihara ikan hias air asin Blue Devil berikan beberapa ornamen karang di aquarium karena di habitat aslinya ikan ini suka berenang diantara karang-karang.

4. Moorish Idol

Sebagai salah satu ikan yang paling khas dan indah, Moorish Idol merupakan satu-satunya anggota keluarga ikan Zanclidae yang masih hidup sejak zaman prasejarah. Meskipun cantik, namun Moorish Idol tidak cocok dipelihara di akuarium karena mempunyai rentang usia yang pendek. Ikan ini mendapatkan namanya dari orang-orang suku Moor di Afrika yang percaya ikan itu adalah jimat keberuntungan.

5. Badut Clownfish

Siapa yang tidak kenal dengan ikan Badut Clownfish? Ikan ini merupakan pemeran utama dalam film “Finding Nemo”. Jenis ikan hias air laut ini memiliki nama ilmiah amphiprioninae. Banyak yang tidak mengetahui mengapa ikan hias tersebut dijuluki ikan badut, mungkin karena warnanya yang menyerupai kostum badut. Ikan yang lucu ini sangat senang sekali bersembunyi diantara terumbu karang, jadi jika ingin memeliharanya ikan hias air asin Clownfish harus menyediakan karang di aqurium agar ikan ini merasa berada di habitatnya.

6. Butterfly Fish

Butterfly fish memiliki nama ilmiah “Chaetodontidae” yang memiliki habitat besar di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Ikan ini sangat mudah untuk dipelihara, oleh karena itu sangat direkomendasikan bagi para pemula yang ingin memelihara ikan hias air asin. Dengan bentuk dan coraknya yang bergaris hampir menyerupai sayap kupu-kupu oleh karena itu dinamakan Butterfly Fish. Akan sangat indah sekali pesona ikan tersebut jika dijadikan hiasan ruangan dalam aquarium yang berukuran besar agar ikan tersebut bisa berlari bebas.

7. Neon Tetra

Ikan ini memiliki nama ilmiah Paracheirodon innesi dan habitatnya banyak yang tinggal di daerah kolombia dan peru. Neon Tetra merupakan ikan yang dikenal dengan kekhasan warna keemasan bergaris tipis berwarna biru menyerupai lampu neon dibagian tubuh belakang hingga ke bagian dekat mata.

8. Banggai Fish

Ikan cantik ini berasal dari Kepulauan Banggai, Indonesia. Ikan Banggai merupakan salah satu ikan akuarium paling populer dan salah satu dari beberapa ikan laut yang sekarang secara teratur dibesarkan di penangkaran. Sayangnya, ikan ini sekarang sudah terancam punah di alam liar karena penangkapan yang berlebihan.

Ikan Hias Air Laut Ikan Injel

Ikan Hias Air Laut Ikan Injel

Ikan Hias Air Laut Ikan Injel – Injel adalah ikan dari ordo perciformes dari famili Pomacanthidae. Mereka ditemukan di terumbu karang dangkal di daerah tropis kebanyakan di samudera Pasifik barat. Juga di samudera Atlantik dan Hindia. Famili ini terdiri dari tujuh genera dan sekitar 86 spesies.

Dengan warnanya yang terang dan tajam, tubuh memipih, ikan injel merupakan salah satu penghuni terumbu karang yang mencolok. Mereka sangat mirip ikan kepe-kepe, famili berkaitan yang juga tampil mencolok.

Ikan injel berbeda dari kepe-kepe karena ikan injel memiliki duri preoperkulum (bagian dari tutup insang). Ciri ini juga menjelaskan asal nama famili Pomacanthidae yang berasal dari bahasa Yunani poma yang berarti “tutup” dan akantha yang berarti “duri”.

Baca juga: Ikan Chimaera (Ikan Hiu Hantu)

Banyak spesies ikan injel memiliki perpanjangan mirip bendera dari sirip punggung dan sirip anus yang lembut. Ikan ini memiliki mulut kecil dan sirip dada yang relatif besar dan sirip ekor yang membulat atau mirip bulan sabit. Spesies terbesar, injel kelabu, Pomacanthus arcuatus, dapat mencapai panjang 60 cm; sementara itu, anggota genus Centropyge tidak melebihi panjang 15 cm.

Ikan injel lainnya rata-rata panjangnya 20 sampai 30 cm . Spesies kecil populer untuk akuarium, sedangkan spesies terbesar kadang-kadang dicari sebagai ikan konsumsi; akan tetapi ada laporan tentang keracunan ciguatera yang diakibatkan oleh memakan ikan injel.

Banyak ikan injel terbatas hidup di terumbu karang dangkal, jarang menyelam lebih dalam daripada 50 m. Spesies Centropyge abei diketahui hidup di kedalaman 150 m. Injel adalah hewan diurnal dan bersembunyi di antara celah-celah karang pada malam hari.

Beberapa spesies bersifat soliter dan membuat pasangan kawin yang sangat teritorial; spesies lain membentuk harem di mana seekor jantan mendominasi beberapa betina. Saat masih muda, beberapa spesies mungkin hidup sebagai ikan pembersih.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Ikan Purba Yang Hidup Sampai Sekarang

Untuk perubahan warna ini tidak terbatas hanya terjadi pada jantan, semua spesies ikan injel diketahui bersifat hermafrodit protogini. hal ini berarti jika jantan dominan pada suatu harem hilang, seekor betina akan berubah menjadi seekor ikan jantan yang fungsional.

Sebagai ikan yang bertelur pelagis, ikan injel menghasilkan banyak telur kecil mengapung ke air yang kemudian menjadi bagian dari plankton. Telur mereka mengapung dengan bebas terbawa arus hingga menetas, di mana banyak darinya dimakan oleh pemakan plankton.

Ikan injel ratu merupakan spesies injel terindah yang tumbuh hingga 45 cm dan bersisik biru kuninh neon,bertanda ungu dan jingga mengkilat. ternyata tidak mencolok, dan sebernarnya bersembunyi dengan baik serta sangat pemalu.

Jenis-Jenis Ikan Hias Air Laut

Jenis-Jenis Ikan Hias Air Laut

Jenis-Jenis Ikan Hias Air Laut – Tentu sangat mengasyikkan kalau memelihara ikan hias air laut di dalam akuarium. Selain warnanya yang cantik, bentuknya juga unik dan ikan hias air laut ini terkenal agresif dibandingkan ikan hias air tawar. Berikut ini adalah ikan hias air laut yang cantik dan unik:

Blue Devil

Blue Devil - Jenis-Jenis Ikan Hias Air Laut

Ikan hias air laut Blue Devil memiliki nama ilmiah Paraplesiops Bleekeri merupakan ikan yang memiliki tubuh estetis, nama ikan tersebut tidak sesertam bentuknya. Tubuhnya yang tidak besar tersebut tidak perlu menggunakan aquarium yang super besar karena rata-rata jenis ikan ini cenderung ramping dan kecil dengan warna biru di bagian tubuh berbintik putih. Baiknya jika ingin memelihara ikan hias air asin Blue Devil berikan beberapa ornamen karang di aquarium karena di habitat aslinya ikan ini suka berenang diantara karang-karang.

Badut Clownfish

Badut Clownfish - Jenis-Jenis Ikan Hias Air Laut

Ikan ini merupakan pemeran utam dalam film Finding Nemo. Jenis ikan hias air laut ini memiliki nama ilmiah amphiprioninae. Banyak yang tidak mengetahui mengapa ikan hias tersebut dijuluki ikan badut, mungkin karena warnanya yang menyerupai kostum badut. Ikan yang lucu ini sangat senang sekali bersembunyi diantara terumbu karang, jadi jika ingin memeliharanya ikan hias air asin Clownfish harus menyediakan karang di aqurium agar ikan ini merasa berada di habitatnya.

Butterfly Fish

Butterfly Fish

Butterfly fish memiliki nama ilmiah “Chaetodontidae” yang memiliki habitat besar di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Ikan ini sangat mudah untuk dipelihara, oleh karena itu sangat direkomendasikan bagi para pemula yang ingin memelihara ikan hias air asin. Dengan bentuk dan coraknya yang bergaris hampir menyerupai sayap kupu-kupu oleh karena itu dinamakan Butterfly Fish. Akan sangat indah sekali pesona ikan tersebut jika dijadikan hiasan ruangan dalam aquarium yang berukuran besar agar ikan tersebut bisa berlari bebas.

Banggai Fish

Banggai Fish

Ikan cantik ini berasal dari Kepulauan Banggai, Indonesia. Ikan Banggai merupakan salah satu ikan akuarium paling populer dan salah satu dari beberapa ikan laut yang sekarang secara teratur dibesarkan di penangkaran. Sayangnya, ikan ini sekarang sudah terancam punah di alam liar karena penangkapan yang berlebihan.

Mandarinfish

Mandarinfish

Ikan hias ini juga terkenal dengan nama Naga Cina, ikan ini berasal dari Samudera Pasifik Tenggara di utara Australia. Ini adalah salah satu spesies ikan yang paling indah karena motif cantik dan warnanya yang cerah. Mandarinfish sedikit sulit untuk dipelihara di akuarium karena mereka hanya makan makanan hidup. Daya tahan tubuh Mandarinfish cukup kuat terhadap beberapa penyakit umum yang biasa menerpa ikan lain.

Jenis Ikan Gabus Hias

Jenis Ikan Gabus Hias

Jenis Ikan Gabus Hias – Toman adalah nama sejenis ikan buas dari suku ikan gabus (Channidae). Memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan ikan gabus, toman dapat tumbuh besar mencapai panjang lebih dari satu meter dan menjadi spesies yang terbesar dalam sukunya.

Ikan toman dalam bahasa Inggris dikenal sebagai red snakehead, redline snakehead merujuk pada warna tubuhnya ketika muda, atau Malabar snakehead. Nama snakehead mengacu pada bentuk kepalanya yang menyerupai kepala ular. Sementara nama ilmiahnya adalah Channa micropeltes.

Ikan Gabus Toman memiliki jenis tubuh yang unik dan menatik yakni dan bermulut besar serta bergigi runcing tajam. Tubuh bulat panjang seperti torpedo dengan ekor membulat.
Ikan dewasa berwarna hitam kebiruan, dengan perut putih atau keputihan. Anak-anaknya berwarna kemerahan, dengan garis hitam dan jingga di sisi tubuhnya. Ikan toman dapat tumbuh sampai mendekati 1,5 m panjangnya.

Jenis Ikan Gabus Toman Sebagai Ikan Hias Air Tawar

Namun ikan ini tergolong sebagai ikan buas yakni Predator yang memangsa aneka jenis ikan lainnya, serta hewan-hewan lain seperti serangga dan kodok yang berada di lingkungannya.

Baca juga: Ikan Hias Air Tawar Ikan Arherfish

Dan Ikan ini memiliki kebiasaan ‘mengasuh’ anak-anaknya. Induk ikan seringkali didapati berenang di sekitar kelompok anak-anak toman yang masih kecil-kecil. Dilaporkan pula bahwa induk semacam ini juga tidak segan-segan menyerang orang yang berenang terlalu dekat, yang dikhawatirkan akan mengganggu anak-anaknya.

Jenis Ikan Gabus Toman Sebagai Ikan Hias Air Tawar

Perilaku suka menyerang pengganggu ini dimanfaatkan orang Banjar di pedesaan untuk memancing induk toman dan haruan (gabus) menggunakan belibis yang diikat sebagai “pengganggu” agar induk ikan mendekat lalu diumpan dengan daging kodok.

Ikan gabus tamon merupakan salah satu ikan air tawar yang banyak diminati oleh banyak orang karena dagingnya yang putih lembut menjadikan toman sebagai salah satu favorit untuk ikan bakar, digulai atau dimasak sup. Toman juga kerap diasinkan dan dijual ke Jawa sebagai ‘ikan gabus’ asin.

Di daerah Singapura, toman dipelihara di kolam-kolam dan saluran untuk rekreasi memancing. Ikan ini disukai pemancing karena ‘tarikannya’ yang kuat ketika menyambar umpan di ujung kail. Apabila yang lebih muda berwarna indah dan disukai sebagai ikan akuarium. Karenanya, ikan ini kerap diekspor sebagai ikan hias ke mancanegara, termasuk ke Amerika Serikat.

Belakangan ikan-ikan ini menimbulkan masalah di sana. Tahun 2002 dan 2003 ditemukan empat ekor toman di perairan di Maryland dan Wisconsin. Diduga, ikan-ikan ini terlepas atau dilepaskan dari akuarium. Keberadaan ikan-ikan ini telah menggelisahkan pihak yang berwenang di negara itu karena dikhawatirkan akan berbiak, menginvasi dan mengganggu keseimbangan komunitas alami di perairan setempat.

Ikan Hias Air Laut Ikan Buntal

Mengenal Ikan Hias Buntal

Mengenal Ikan Hias Buntal – Ikan Buntal merupakan salah satu jenis ikan asal family tetrodontidae. Ikan buntal mempunyai banyak sekali spesies yang telah tersebar di 19 negara di seluruh dunia. Keunikan dari ikan huntal ini adalah ikan dapat menggembungkan badannya krtika dengan predator lain ditambah lagi dengan gigi yang kuat yang berfungsi untuk mencabik mangsa dibawah karang dan lain-lain.

Ikan Buntal  juga dikenal dengan nama puffer fish ini sering banget dapat ancaman. Makanya, supaya nggak jadi santapan ikan lain, ikan ini bertahan dengan cara memasukkan banyak air ke dalam tubuhnya dan menggembung. Ketika menggembung, ukuran tubuh ikan buntal bisa mencapai dua atau tiga kali lipat daripada ukuran normalnya. Ketika menggembung, duri-duri beracun pada tubuhnya pun keluar dan mengeras.

Racun yang terdapat pada duri-duri ikan buntal ini bukan racun kelas bulu. Pasalnya, racun yang ada pada seekor ikan buntal bisa membunuh 30 orang dewasa, lho. Gawat kan? Makanya, kita harus hati-hati kalau bertemu ikan ini di laut. Anehnya, ikan ini justru dijadikan hidangan yang disebut Fugu di Jepang. Hidangan ini termasuk mahal karena butuh keahlian khusus buat memasaknya sehingga kita nggak meninggal keracunan setelah memakannya.

Baca juga: Jenis Ikan Guppy Termahal Dan Populer

Ikan Buntal ini adalah predator malam hari, biasanya bersembunyi di celah-celah karang di siang hari dan baru akan berakasi mencari makan pada malam hari. Gigi yang menyatu bersama menjadi satu kesatuan, menciptakan mulut yang kuat dan dapat meretakan kulit kerang siput, landak laut, dan kepiting yang merupakan makanan utama ikan buntal.

Racun yang terkandung pada bagian dalam ikan buntal ini disebut Tetrodotoksin (TTX). Dosis mematikan racun ikan buntal bagi manusia diperkirakan 2 mg TTX. Racun ini sangat mematikan dan akan bereaksi pada korbannya hanya dalam waktu kurang dari setengah jam.

Gejala keracunan TTX ini, akan diawali oleh rasa mual, muntah-muntah, mati rasa dalam rongga mulut, selanjutnya muncul gangguan funsi saraf yang ditandai dengan rasa gatal di bibir, kaki, dan tangan, gejala tersebut terjadinya kelumpuhan dan kematian akibat sulit bernafas dan serangan jantung. Gejala tersebut timbul selama 10 menit pertama hingga 30 menit dan setelah itu akan menimbulkan kematian.

Jenis ikan buntal tersebut pertama ditemukan didalam perairan laut jepang dan Afrika. Ikan buntal tersebar yang pernah ada atau dikenal dengan sebutan ikan Stell. Ikan Stell merupakan ikan Buntal terbesar di dunia. Adapun ukuran ikan buntal Stell yaitu mencapai 47 Inc atau 120 cm.

Kemudian ikan buntal yang berasal dari sungai kango, ikan ini dikenal dengan ikan jenis air tawar. Ikan ini masih dikategorikan sebagai ikan tersebar di dunia karena panjang ikan buntal diperkirakan mencapai 26 Inc atau 66 Cm.

  • 1
  • 2