Ikan Hias Air Laut Ikan Anglerfish

Ikan Hias Air Laut Anglerfish

Ikan Hias Air Laut Anglerfish – Ikan Anglerfish (monkfish, goosefish) merupakan salah satu jenis ikan predator yang hidup ke dalaman ratusan meter didasar laut. Iakn satu ini mempuntai nama lain Lophiiformes atau dalam bahasa indonesia sering disebut sebagai ikan sungut ganda termasuk ikan petualang sejati.

Ikan ini dinamai Anglerfish atau ikan pemancing karena mereka mempunyai cara menangkap mangsa dengan cara yang unik. Yaitu dengan memakai bagian badan yang menonjol keluar dari kepala yang mirip seperti kail pancing.

Yang sering disebut antena. Yang lebih unik lagi di bagian tersebut mengeluarkan cahaya sinar yang berasal dari jutaan bakteri yang melekat di pangkal antena yang tertancap dari kepalanya.

Ikan Anglerfish mempunyai mulut yang besar dan siap untuk menerkam segala mangsa yang ada di hadapannya. Ikan satu ini juga mempunyai bentuk rahang yang bergigi panjang dan tajam. Sehingga sangat mudah untuk memasukkan mangsa langsung kedalam perutnya.

Cahaya yang ada di bandul anglerfish berasal dari bakteri. Jadi, ikan ini tidak bisa mengeluarkan cahaya sendiri, seperti kunang-kunang. Anglerfish dan bakteri itu melakukan simbiosis mutualisme.

Saat ada mangsa yang berhasil ditangkap, perut anglerfish akan kenyang. Bakteri yang berada di bandul itu. Juga akan mendapatkan gizi dari ikan yang dimakan anglerfish.

Selain digunakan untuk mencari ikan, bandul bercahaya itu juga bisa digunakan untuk melindungi diri, lo. Saat ada musuh menyerang, anglerfish akan menembakkan cairan bercahaya yang bisa membuat musuhnya pingsan.

Baca juga; Ikan Hias Air Tawar Ikan Baung

Selain itu, ikan ini dapat kita jumpai di kedalaman 3.300 sampai 6.600 kaki dibawah permukaan laut dan panjang ikan ini bisa mencapai hingga 2 kaki. Daerah penyebaran ikan ini dapat ditemui di samudra Artlantik, pasifik, hindia, arktik dan laut mediterania dan Ikan Anglerfish ini tinggal di laut dengan suhu antara 3-10derajat celcius.

Sesaat setelah jantan menemukan betina yang “prospektif”, ia akan mengejar dan menggigit bagian tubuh betina yang terdekat dengan organ reproduksinya. Bagian ini biasanya terletak di perut atau dekat ekor. Jantan yang telah menggigit, mengeluarkan enzim khusus dari mulutnya agar dapat menempel pada tubuh betina. Pelan namun pasti, kepala dan tubuh pejantan akan menyatu (fusi) dengan tubuh betina.

Begitu pula dengan aliran darah dan nutrisi dari si betina yang kini juga mengalir di dalam tubuh jantan. Sang jantan bertindak bagaikan “parasit” yang kebutuhan nutrisi dan pertahanan dirinya dijamin seumur hidup oleh si betina, kemanapun si betina ini pergi membawanya. Namun, tubuh jantan yang sangat kecil mungkin tidak berdampak besar bagi sang betina.

Bahkan, sebagai imbalannya, betina akan selalu mendapatkan pasokan sperma segar setiap kali musim bertelur tiba. Peluang jantan menemukan betina yang lewat sangatlah terbatas.

Sehingga betinanya boleh jadi “digentoli” oleh 6 – 8 pejantan sekaligus. Setelah pasangan ini bereproduksi, betina melepaskan telur-telur yang telah dibuahi ke laut lepas.

Telur-telur sungut gada menetas di wilayah landasan kontinental. Di zona produktif tersebut, larva dapat berkembang di lingkungan yang nutrisinya melimpah.

Ikan Hias Air Laut Ikan Baronang

Ikan Hias Air Laut Ikan Baronang

Ikan Hias Air Laut Ikan Baronang – Ikan Baronang merupakan ikan laut dangkal yang sering memakan tumbuh-tumbuhan yang dikenal sebagai ikan Samadar di Maluku dan Biawas di Jawa Tengah. Panjang ikan satu ini bisa mencapai sekitar 20-45 cm. bentuk tubuhnya melebebar dan memipih dengan sisik-sisik kecil sesuai jenisnya. Beberapa jenis baronang diantaranya tompel, angina, susu, batik, kea-kea dan lada.

Yang perlu menjadi perhatian yaitu punggung ikan baronang dilengkapi duri tajam beracun yang tertanam di bawah kulit. Racun dari duri ini tidak mematikan tetapi bisa menimbulkan keracunan cukup parah. Sekalipun berduri, daging ikan baronang cukup aman dikonsumsi.

Ikan Baronang termasuk herbivora, tubuhnya membujur dan memipih lateral, dilindungi oleh sisik-sisik yang kecil, mulut kecil posisinya terminal. Rahangnya dilengkapi dengan gigi-gigi kecil. Punggungnya dilengkapi oleh sebuah duri yang tajam mengarah ke depan antara neural pertama dan biasanya tertanam di bawah kulit. Duri-duri ini dilengkapi dengan kelenjar bisa pada ujungnya.

Baca juga: Ikan Mas Koki Bubble Eye

Di indonesia secara umum dikenal Baronan susu (Siganus canaliculatus), baronang lada (Siganus guttatus) dan baronang angin (Siganus javus), dari ketiga jenis itu yang paling banyak ditemui adalah baronang susu. Selain itu terdapat baronang tompel (Siganus stellatus), baronang batik (Siganus vermiculatus), baronang kalung (Siganus virgatus), baronang kunyit (Siganus puellus), dll. Namun dikarenakan populasinya yang sudah langka, jenis-jenis yang terakhir ini mulai jarang ditemukan.

Tubuh Ikan baronang lebar dan pipih yang ditutupi oleh sisik-sisike halus dengan warna tubuh yang bervariasi, warna umumnya kecokelatan sampai kehijau-hiajauan. Pada bagian punggung terdapat bintik-bintik cokelat, kelabu atau emas, sedangkan di bagian perut kadang-kadang bintik tersebut kabut dan kelihatan seperti garis-garis.

Di bagian belakang tutup insang sebelah atas titik-titik ini berwarna hitam atau hilang sama sekali. Warna ikan baronang dapat berubah-ubah dengan cepat sesuai dengan kondisi lingkungan dan untuk menghidarkan diri dari bahaya atau biasa disebut dengan sistem kamuflase.

Ikan baronang yang hidup di alam memiliki warna tubuh yang terang dan cerah, sedangkan ikan baronang yang dipelihara di tambak memiliki warna tubuh yang muram mengkondisikan dari air tambak itu sendiri.

Ikan baronang memiliki duri-duri yang berbisa yang terdapat pada 13 duri keras pada sirip pungung. 4 duri keras pada sirip perut, dan 7 duri keras pada sirip dubur. Bentuk muilutnya kecil, memiliki gigi seri pada masing-masing rahang. Gigi geraham berkembang sempurna, dinding lambungnya agak tebal. Usus halusnya panjang dan mempunyai pernukaan yang luas.

Klasifikasi Ilmiah :

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Class : Pisces

Sub Class : Teleostei

Ordo : Perciformes

Family : Siganidae

Genus : Siganus

Species : Siganus sp.

 

Ikan Mas Koki Bubble Eye

Ikan Mas Koki Bubble Eye

Ikan Mas Koki Bubble Eye – Merupakan jenis/golongan dari ikan mewah untuk dipelihara ,Ikan Mas Koki Bubble Eye mungkin yang paling eksotis dari semua varietas ikan. Tidak seperti kebanyakan varietas ikan mas lain, ikan ini relatif tidak mudah untuk dipelihara, dan direkomendasikan tidak untuk aquarists pemula.

Ikan mas Bubble Eye punggung terlihat melengkung dan ikan ini tidak memiliki sirip punggung dan memiliki tubuh berbentuk telur yang seharusnya tidak memiliki benjolan / sirip sepanjang punggung, sehingga lengkungan terlihat halus dari kepala sampai ke ekor.

Mata ikan Bubble Eye hampir menyerupai ikan Celestial Eye, dengan perbedaan dari dua kantung nya (cairan kandung kemih penuh), tepat di bawah mata. Kantung harus seragam dalam ukuran dan warna serasi. Gelembung yang rapuh dan jika pecah, ikan bisa sakit atau mati. Kantung dapat tumbuh kembali jika pecah, tetapi bentuk kantung tidak akan simetris lagi.

Panjang Ikan Mas Bubble Eye hingga mencapai 6-7 inci, menjadi salah satu varietas kecil ikan mas mewah. Ketika belum dewasa, mata ikan ini terlihat normal normal, tetapi akan mulai mengembangkan jika sudah beranjak dewasa.

Baca juga:

Kebanyakan ikan Bubble Eye tersedia dalam warna merah, putih, oranye, kuning atau belacu. Spesies kuning cerah sangat jarang. Untuk Kualitas berenang Ikan Mas Bubble Eye sangat buruk, mereka tidak bisa bersaing untuk mendapatkan makanan.

Pergerakan ikan mas Bubble Eye kurang lincah dan aktif. Kantung mereka bisa pecah jika Anda memiliki benda tajam pada aquarium Anda. Beberapa jenis tanaman buatan juga dapat menggores kantung, jadi anda harus berhati-hati jika menaruh benda yang berpotensi menyobek kantung Ikan Mas Bubble Eye.

Kantung atau kantong yang melekat di bawah dan di sekitar mata sebagai media berenang ikan bubble eye. Ketika membawa mereka keluar dari air, ingatlah untuk menyangga seluruh kepala (terutama kantung) dengan tangan Anda.

Pasangan yang baik untuk ikan Bubble Eye harus memiliki kemampuan yang menyerupai ikan ini. Dengan karakteristik bukan perenang yang cepat Ikan Mas Koki Celestial Eye atau Ikan Mas Koki Black Moor. Dengan cara ini Anda memastikan bahwa mereka bisa mendapatkan bagian makanan mereka dan tidak merasa tertekan atau terluka oleh ikan lebih cepat.

 

Ikan Watchman Gobies

Keunikan Ikan Watchman Gobies

Keunikan Ikan Watchman Gobies – Salah satu hobi yang banyak ditekuni orang-orang adalah memelihara ikan hias. Memiliki binatang peliharaan memang terbukti sebagai salah satu cara untuk membuat diri kita sendiri merasa bahagia.

Bahkan, salah satu penelitian membuktikan bahwa memiliki binatang peliharaan akan memperpanjang usia. Tingkah yang lucu dan menggemaskan dari binatang peliharaan pastinya akan menghibur kita dan menjauhkan dari stress.

Ikan hias termasuk dalam binatang peliharaan yang banyak dipelihara. Ikan hias Watchman Gobies merupakan salah satu ikan hias air tawar yang sangat mudah uuntuk dipelihara.

Dimana ikan Watchman Gobies ini bisa di pelihara di akuarium. Ikan Watchman Gobies sangat banyak variasi warna dan memiliki bentuk warnah dan tubuh yang sangat unik.

Ikan Watchman Gobies juga memiliki nama latin Cryptocentrus. Ikan Watchman Gobies ini populer dengan beragam bentuk pola. Namun, pola yang paling populer adalah Bluspotted dan pink Spotted Watchman Goby.

Baca juga:

Ikan Watchman Gobies bluespotted merupakan yang seluruh bagian tubuhnya terdapat bintik-bintik atau corak yang berwarna biru, sedangkan jenis Ikan Pink Watchman Gobies memiliki corak tubuh yang berwarna merah muda. Ikan Watchman Gobies memiliki tubuh yang bentuknya mirip udang.

Ikan hias Watchman Gobies memiliki motif yang sangat cantik pada tubuhnya, namun yang paling terkenal adalah jenis ikan Watchman Gobie Bluespotted dan pink Watchman Gobies. Mereka asli berhabitat laut tropis lautan hindia dan pasifik.

Ikan Watchman Gobies

Jenis Ikan Hias Watchman Gobies terutama memiliki motif yang sangat cantik pada tubuhnya. Dua jenis yang terkenaldi antaranya adalah Bluespotted Watchman Gobies dan Pink Watchman Gobies.

Jenis Bluespotted akan memiliki bintik-bintik berwarna biru pada seluruh tubuhnya. Sementara Pink Watchman Gobies memiliki corak berwarna merah muda. Ikan ini sendiri memiliki tubuh yang tampak seperti udang.

Habitat aslinya adalah di perairan laut tropis lautan Hindia serta Pasifik. Watchman Gobies termasuk salah satu dari beberapa jenis ikan hias laut yang amat digemari pecinta ikan hias.

Watchman Gobies disukai karena keunikannya tersebut. Ikan ini terutama dapat dimasukkan dalam akuarium air asin yang ada di rumah. Agar ikan lebih betah di dalamnya, tambahkan terumbu karang di dalam akuarium. Terumbu karang ini terutama diperlukan karena habitat asli Watchman Gobies aalah di antara terumbu karang.

Ikan Hias Air Tawar Ikan Baung

Ikan Hias Air Tawar Ikan Baung

Ikan Hias Air Tawar Ikan Baung – Adalah jenis ikan air tawar yang termasuk dalam marga Hembibragus dari suku Bangride. Ikan ini memiliki satu kerabat dengan ikan lele (bangsa Siluminoi) yang menjadikan ikan ini sekerabat dengan ikan lele adalah adanya sungat dan pati di mulutnya .

ikan Baung merupakan salah satu jenis ikan Air tawar dan air payura yang ada di indonesia. Baung sangat mudah ditemukan di perairan didaerah kalimantan, sumatra utara, Jawa. Hingga beberapa daerah di wilayah Indonesia timur.

Karena cenderung mirip dengan ikan patin, banyak orang yang salah paham. Dan kesulitan cara membedakan kedua ikan tersebut. Jika dilihat sekilas saja memang bentuknya sama.

Namun jika diamati lebih teliti lagi, baung dan patin sebenarnya memiliki beberapa perbedaan. Yaitu ikan patin memiliki tubuh yang lebih panjang, sedangkan baung lebih pendek.

Sirip-sirip ikan patin lebih berbentuk runcing, sedangkan sirip-sirip baung lebih tumpul. Selain itu bagian kepala ikan patin lebih kecil, sedangkan bagian kepala baung lebih besar dan lebih pipih.

Baung juga hampir mirip dengan ikan lele, karena baung masih tergolong satu spesies dengan ikan lele. Bobot baung dewasa biasanya mulai dari 2 hingga 5 kg. Akan tetapi baung yang hidup di alam biasanya bisa berbobot hingga lebih dari 5 kg.

Baik di alam liar maupun di kolam pembudidayaan, biasanya ikan baung mempertahankan dirinya dengan cara mematil menggunakan pangkal sungut dan kepalanya.

Baca juga:

Patilan baung tersebut cukup beracun dan lebih beracun daripada patilan ikan lele. Jika patilan tersebut mengenai manusia, patil beracun tersebut bisa mengakibatkan demam.

Oleh sebab itu, biasanya para pemancing atau pembudidaya baung menggunakan pengaman. Atau sarung tangan supaya tidak terkena patil yang beracun tersebut.

Baung termasuk ke dalam hewan nokturnal atau hewan yang aktif di malam hari, sehingga baung baru mencari makan pada malam hari. Sedangkan ketika siang hari, biasanya ikan baung akan berdiam diri di sarang atau di lubang-lubang berlumpur di pinggiran sungai. Ikan yang bernama latin Mystus Nemurus ini termasuk jenis hewan omnivora atau pemakan segala. Oleh sebab itu, jika hidup di alam liar, biasanya ikan tersebut memakan ikan kecil-kecil, serangga, cacing di lumpur-lumpur tepi sungai, hingga lumut.

Meskipun baung dapat ditemukan di rawa, danau, dan waduk, namun baung sebenarnya lebih suka hidup di perairan yang memiliki arus cukup deras seperti sungai, sehingga ikan tersebut lebih banyak hidup di sungai.

Pada dasarnya baung sangat diminati masyarakat untuk diolah menjadi beraneka ragam olahan sebagai pendamping nasi, misalnya baung asam pedas, baung balado, pepes baung.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Makanan Sehat Ikan Arwana

Hingga baung goreng. Selain itu, ikan baung sangat digemari karena tekstur dagingnya sangat lembut dan gurih. Serta tidak memiliki duri halus dan durinya tidak sebanyak ikan lainnya.

Seperti ikan kakap, ikan gurameh dan ikan bandeng, sehingga sangat mudah dimakan. Gizi dan protein yang terkandung dalam baung juga cukup tinggi. Sehingga sangat baik dikonsumsi anak-anak dalam masa pertumbuhan.

Untuk mendapatkan ikan baung caranya sangat mudah, karena sudah banya dibudidayakan masyarakat dan jual dipasar. Cara menagkap Baung yang biasa dilakukan nelayan adalah dengan cara menjaring supaya mendapatkan lebih banyak ikan.

Namun, untuk memancing baung harus pada malam hari. Dimana ikan ini merupakan jenis ikan Noktulnal. Meskipun termasuk hewan nokturnal, memancing ikan Baung juga bisa dilakukan pada siang hari. Asalkan menggunakan umpan yang tepat.

Ciri-Ciri Umum Ikan Baung :

  1. kepala kasar
  2. sirip lemak punggung samma panjang sengan sirip dubur
  3. bibir tidak begerigi yang dapat digerakkan
  4. pinggiran ruang mata bebas,
  5. daun-daun ingsang terpisah.